Berita Kabupaten Kupang

Kades Oematnunu Siapkan Lahan Satu Hektar untuk Tanam Kelor

Kami untuk awal memang kumpulkan biji kelor dari masyarakat kemudian kami semaikan atau tanam di Polybag

Kades Oematnunu Siapkan Lahan Satu Hektar untuk Tanam Kelor
POS KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Kadis Pertanian, Ir.Yohanes Tay Ruba, M.M memperlihatkan anakan kelor yang disemaikan oleh Dinas Pertanian NTT di halaman kantor setempat, Selasa (2/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM|KUPANG --- Kepala Desa (Kades) Oematnunu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Yulianus Laitoto menyiapkan lahan sekitar satu hektar (ha) untuk menanam kelor /marungga.
Yulianus Laitoto menyampaikan hal ini, Sabtu (13/10/2018).

Menurut Yulianus, untuk mendukung program gubernur NTT, maka dirinya akan menyiapkan lahan sekitar satu ha untuk menanam kelor.

"Saya siap lahan satu ha untuk tanam kelor. Jika pemerintah siapkan bibit, maka saya siapkan lahan untuk tanam," kata Yulianus.

Baca: 35 Calon Anggota KPU NTT Sudah Selesai Tes Psikologi

Baca: Ratusan Siswa SDK Naru Ikut Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tata Tertib Berlalu Lintas

Baca: Ikuti 3 Tips Sederhana yang Dapat Cegah Kanker Payudara

Dia juga mengakui, telah berkomunikasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) NTT karena mereka juga akan menanam kelor di Oematnunu‎.

Kepala Dinas Pertanian NTT, Ir. Yohanes Tay Ruba,M.M mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan bibit kelor yang ditanam di polybag sebanyak 30.000 anakan.

"Saya gerakan staf saya untuk mengisi tanah di polybag untuk tanam kelor/marungga.
Saat ini kami sudah tanam 30.000 kelor di polybag," kata Yohanes.

Menurut Yohanes, dirinya menggerakan staf ‎ di dinasnya untuk menanam kelor atau marungga di Polybag .

"Kami untuk awal memang kumpulkan biji kelor dari masyarakat kemudian kami semaikan atau tanam di Polybag," katanya.

Dia menjelaskan, semua staf di dinas itu diminta untuk menanam kelor. Anakan-anakan kelor itulah yang akan dikembangkan di masyarakat, selain dari biji.

"Memang benih, untuk awal masih kita kumpul dari masyarakat. Jadi memang kita masih koordinasi dengan Dinas Pertanian di kabupaten dan kota," katanya

Dia menjelaskan, untuk kepentingan budidaya kelor, pihaknya akan melakukan dengan dua pola, yakni pola inti dan pola plasma.

"Saat ini kita sementara persiapkan bibit, selain lokasi untuk pengembangan kelor. Untuk awal ini, kita siapkan di Kabupaten Kupang," ujar Yohanes.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help