Berita Kabupaten Belu Terkini

Bocah 7 Tahun di Belu Ditabrak Sapi, Kepalanya Luka Robek, Kondisinya Menyedihkan

Nasib naas menimpah Matius Halek (7), warga Dusun Pauk, Desa Loonuna, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu.

Bocah 7 Tahun di Belu Ditabrak Sapi, Kepalanya Luka Robek, Kondisinya Menyedihkan
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Anggota kesehatan Pos Fohuk, Praka Anwar saat mengobati luka yang dialami Matius Halek, warga Dusun Pauk, Desa Loonuna, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Nasib naas menimpah Matius Halek (7), warga Dusun Pauk, Desa Loonuna, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu.

Bocah tujuh tahun ini mengalami luka robek di kepala bagian belakang akibat ditabrak sapi yang lari tak beraturan karena dilempar korban menggunakan batu.

Beruntung korban cepat ditolong anggota kesehatan Pos Fohuk sehingga lukanya langsung diberi obat agar tidak mengeluarkan darah lebih banyak. Korban dibawa ayah dari lokasi kejadian menuju Pos Satgas Fohuk yang berjarak sekitar 500 meter.

Baca: Siswa SMP di Ruteng Temukan Kerangka Manusia di Hutan Tenda

Danpos Fohuk, Letda (Inf) Dhimas Duan S kepada POS-KUPANG.COM mengatakan, Paulus Moro Halek bersama anaknya Matius Halek berangkat ke kebun untuk menggembala ternak. Setiba di ladang Paulus mencari rumput lalu memberi makan sapi.

Saat sapi tersebut sedang makan rumput, anaknya Matius Halek menggambil batu dan melempar ke arah sapi yang sedang makan tersebut.

Baca: Eni Beri Tahu Airlangga Hartarto soal Proyek yang Bisa Menguntungkan Golkar

Seketika sapi yang sedang makan itu kaget dan berlari liar hingga menabrak sang bocah yang tengah ikut memberi makan sapi bersama ayahnya. Akibatnya kepala bagian belakang sang bocah mengalami luka robek.

Melihat kondisi anaknya yang berlumuran darah di bagian kepala, Paulus segera mengikat sapinya dan membawa Matius ke Pos Satgas Fohuk yang berjarak sekitar 500 meter dari ladangnya.

Setibanya di Pos Satgas Fohuk, korban langsung ditangani oleh anggota kesehatan Pos Fohuk, Praka Anwar.

Komandan Satgas RI-RDTL Yonif 743/PSY, Mayor (Inf) I Putu Tangkas Wiratawan kepada Dankipur III Kapten Inf Jamrizal selalu mengatakan, agar dalam melaksanakan satgas, selain sukses melaksanakan tugas pokok seluruh personel satgas juga harus bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat di sekitar wilayah penugasan.

Apa yang sudah dilakukan Pos Fohuk kepada keluarga Paulus Moro Halek merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat perbatasan. Semua personil Satgas Yonif harus peduli dan peka dengan situasi masyarakat di sekitar sehingga ketika masyarakat membutuhkan bantuan langsung direspons. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved