Berita Kabupaten Manggarai Timur

Pewaris Kedaluan Torok Golo Gagas Pembangunan Jembatan di Wae Musur

Pewaris Kedaluan Torok Golo, Yuvens Tongkang menggagaskan pembangunan jembatan darurat untuk penyebrangan kendaraan

Pewaris Kedaluan Torok Golo Gagas Pembangunan Jembatan di Wae Musur
POS KUPANG.COM/ARIS NINU
Warga Desa Bea Ngencung, Kecamatan Rana Mese bangun jembatan darurat di Kali Wae Musur

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-BORONG-Pewaris Kedaluan Torok Golo, Yuvens Tongkang menggagaskan pembangunan jembatan darurat untuk penyebrangan kendaraan roda dua dan pejalan kaki di Wae Musur bagi warga Patekaca, Desa Bea Ngencung, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) secara swadaya.

Pembangunan jembatan darurat ini dilakukan warga pada tanggal 22 september 2018 lalu.

Baca: Kalau Sepi Kami Dapat Rp 40 Ribu! Ini Profesinya

Yuvens Tongkang, sebagai penggagas pembangunan jembatan darurat kepada POS-KUPANG.COM di Borong, Rabu (26/9/2018) siang, mengatakan, pembangunan jembatan darurat ini sengaja digagas dirinya untuk kepentingan masyarakat empat desa.

"Sekarang kita masyarakat harus bisa melayani diri sendiri, dengan cara kerja, kerja dan kerja. Kerja untuk diri sendiri dan kerja untuk orang banyak tanpa pamrih. Jembatan darurat ini menghubungkan Desa Compang Ndejing, Bea Ngencung, Satar Lenda dan Lidi. Walau pun darurat paling tidak memiliki manfaat tersendiri dan dinikmati oleh masyarakat itu sendiri," kata Yuvens.

Ia mengungkapkan, masyarakat perlu dibimbing untuk bekerja nyata bukan mendengar retorika ataupun teori-teori.

Hal ini sangat penting karena sebelah Wae Musur harus peduli dengan daerah sendiri dan terlalu jangan apatis serta yang paling penting adalah tidak boleh menyalahkan orang lain.

"Kita perlu refleksi diri kita," papar Yuvens.

Sementara itu, Eman Darman, warga Desa Lidi mengapresiasi apa yang telah dikerjakan oleh Yuvens Tongkang dan masyarakat tersebut.

“Ini yang kami butuhkan bukan omong tanpa tindakan nyata. Kita tidak cukup merenung apa yang sedang terjadi.Akan tetapi mari kita buat seperti yang mereka lakukan,” kata Eman.

Hal yang sama juga diungkapkan, Paskalis, pengendara roda dua yang melintasi di jembatan tersebut mengatakan, pihaknya berterima kasih atas dibuatnya jembatan ini karena bagi warga tidak kesulitan melintasi kali Wae Musur.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved