Berita Kabupaten Manggarai Barat

PLN Siapkan Genset untuk Back Up Pelayanan Listrik Saat Ujian Penerimaan CPNS di Mabar

PLN Rayon Labuan Bajo menyiapkan mesin genset untuk back up pelayanan listrik saat ujian penerimaan CPNS

Penulis: Servan Mammilianus | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Petugas PLN sedang siibuk bekerja memperbaiki jaringan listrik di Labuan Bajo. 

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM|LABUAN BAJO--PLN Rayon Labuan Bajo menyiapkan mesin
genset untuk back up pelayanan listrik saat ujian penerimaan CPNS di
Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), mengantisipasi terjadinya gangguan
pada jaringan listrik yang ada.

Apalagi daya listrik di tempat ujian berlangsung tergolong kecil.

Pemerintah Kabupaten Mabar melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD)
setempat, sudah menyurati manajemen PLN Labuan Bajo terkait hal
tersebut.

“Kami sudah menerima surat dari pemerintah terkait pelayanan listrik
selama ujian penerimaan CPNS. Kami akan menyiapkan genset tetapi tentu
sebagai mitra, pemerintah harus menyiapkan kendaraan pengangkut dan
hal-hal yang bersifat operasional,” kata Manajer PLN Rayon Labuan
Bajo, Djendy Keyserius.

Dia menyampaikan itu saat dikonfirmasi POS--KUPANG.COM, Sabtu
(22/9/2018) terkait suplai listrik saat ujian penerimaan CPNS
berlangsung.

Djendy menambahkan, informasi yang diterima dari pemerintah
menjelaskan bahwa ujian tersebut berlangsung di SMKN 1 Labuan Bajo.
Menurutnya, daya listrik di sekolah tersebut tergolong kecil sehingga
perlu diperkuat oleh genset. Pemerintah diharapkan untuk memikirkan
ketersediaan bahan bakar genset yang digunakan tersebut.

PLN kata Djendy sudah menjelaskan kepada pemerintah tentang persiapan
mendukung pelaksanaan ujian penerimaan CPNS.

Sebelumnya diberitakan, dari 250 orang yang dibutuhkan untuk menjadi
CPNS di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) dalam perekrutan tahun 2018
ini, tenaga guru merupakan formasi yang paling banyak diterima, yakni
147 orang.

Sedangkan jumlah tenaga kesehatan yang dibutuhkan sebanyak 70 orang
dan tenaga tekhnis 30 orang. Selain itu, ada juga formasi khusus yakni
untuk para eks tenaga K2 dibutuhkan 3 orang. Formasi untuk eks K2 itu
juga diinformasikan mengalami perubahan dan dialihkan ke tenaga
tekhnis.(*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved