Berita Viral

Pendaki Gunung ini Tewas Diperkosa Temannya Saat Ditinggal Pacar Dalam Kondisi Lemas

Pendaki Gunung ini Tewas Diperkosa Temannya Saat Ditinggal Pacar Dalam Kondisi Lemas. Pacarnya pergi mencari pertolongan.

Editor: Fredrikus Royanto Bau
KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT
Mendaki Gunung Tambora di Pulau Sumbawa, NTB. 

POS-KUPANG.COM - Pendaki Gunung ini Tewas Diperkosa Temannya Saat Ditinggal Pacar Dalam Kondisi Lemas.

Kejadian sadis menimpa seorang wanita berusia 19 tahun asal Sumatera Barat.

Wanita berinisial YAT ini diduga tewas setelah mengalami perkosaan dari temannya sendiri.

Diduga tak bisa menahan nafsu bejatnya, seorang pendaki Gunung Singgalang, Sumatera Barat, berinisial RFD (18), nekat merudapaksa pacar temannya sendiri berinisial YAT (19) yang kelelahan saat turun dari Gunung.

Baca: Caleg Terbanyak Ada di Kabupaten TTS

Baca: Pemuda Katolik Akan Hadirkan Jokowi dalam Kongres di NTT Desember 2018

Baca: sscn.bkn.go.id-Pendaftaran CPNS 2018, ini Solusi Bagi Tenaga Honorer yang Tak Penuhi Syarat CPNS

Korban sempat menolak, namun karena tak berdaya dan tidak mampu untuk melawan, akhirnya pelaku yang tinggal di Nagari Gunung Malintang, Kecamatan Pangkalan Koro Baru, Kabupaten Limapuluh Kota itu akhirnya berhasil melampiaskan nafsu bejatnya itu di kawasan cadas Gunung Singgalang.

Kini, pelaku sudah ditahan sebagai tersangka persetubuhan di Mapolres Padang Panjang sejak Rabu (19/9/2018) kemarin.

Ilustrasi Pemerkosaan
Ilustrasi Pemerkosaan ()

Kasat Reskrim Polres Padang Panjang AKP Julianson SH membenarkan kasus pemerkosaan tersebut.

"Benar, pelaku sudah ditahan dan dikenakan pasal 286 KUHP tentang persetubuhan dengan ancaman pidana penjara maksimal 9 tahun," kata Julianson saat dihubungi tribunpadang.com dari Padang, Jumat (21/9/2018).

Baca: Pria Sulawesi Ini Hanyut hingga ke Jepang, Makan Ikan Mentah dan Diserang Hiu

Baca: Bunga Sakura Punya Obat Mujarab Untuk Menyembuhkan Penyakit Ini

Baca: Pemilu 2019, Parpol Tingkat Provinsi NTT Ikrarkan Kampanye Damai

Julianson menyebut, meski pelaku sudah ditangkap, namun penyidiknya masih melakukan pendalaman, terutama sebab kematian korban.

Jika korban meninggal karena diperkosa saat kondisi lemas, maka tentu akan ada pasal lainnya yang dikenakan kepada pelaku.

Kendati begitu, ia mengatakan bahwa pihaknya tidak mau berasumsi apakah korban meninggal karena diperkosa oleh pelaku.

"Kami tunggu dulu hasi aoutopsinya dari RS Bhayangkara. Kalau memang (penyebabnya) karena diperkosa, maka akan ada pasal berlapis," ujarnya.

Pengakuan pelaku kepada penyidik, jelas Julianson, kasus pemerkosaan berawal saat pelaku dan korban, serta tiga rekannya berinisial FZ, RB dan FK yang merupakan kekasih korban mendaki Gunung Singgalang sejak Sabtu (15/9/2018) kemarin sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca: Peran Serta Masyarakat Tekan Gangguan Kambtibmas Di Desa Aeramo

Baca: Penggemar Drama Korea, Intip 10 Drakor Yang Bakal Tayang Bulan Oktober 2018

Baca: Pendaftaran CPNS 2018-Cek di sscn.bkn.go.id, Pelamar dari 5 Jurusan Ini Berpeluang Besar Lulus

 

Ilustrasi Pemerkosaan
Ilustrasi Pemerkosaan ()

Besoknya (Minggu,red) sekitar pukul 07.00 WIB, mereka berlima sampai ke cadas gunung.

Setelah beristirahat di sana, kemudian mereka melanjutkan pendakian ke Telaga Dewi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved