Berita Kabupaten Nagekeo Terkini

Yohanes Harap Mahasiswa STKIP NBF Mbay Serius Ikut PPL dan Magang

Bulan September hingga Januari 2018 sebanyak 48 mahasiswa STKIP NBF akan melaksanakan PPL dan Magang di desa.

Yohanes Harap Mahasiswa STKIP NBF Mbay Serius Ikut PPL dan Magang
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Ketua STKIP NBF Mbay, Prof. Dr. Mans Mandaru, M.Pd, para dosen dan 48 mahasiswa PPL dan Magang usai acara pelepasan di Kampus tersebut, Sabtu (15/9/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Koordinator PPL dan Magang STKIP Nusa Bunga Floresta (NBF) Mbay, Yohanes F. Kasi, M.Pd, mengatakan, bulan September hingga Januari 2018 sebanyak 48 mahasiswa STKIP NBF akan melaksanakan PPL dan Magang di desa.

Para mahasiswa akan menyebar di 7 Kecamatan di Nagekeo dan dua di Kabupaten Ngada dan satu sekolah di Kabupaten Ende dan mahasiswa itu mereka adalah angkatan IV.

"48 mahasiswa itu selama dua hari sudah mengikuti pembekalan sebelum laksanakan PPL dan magang. Ada juga pembekalan dari Stkip soal teknis dilapangan dan dari Dinas P dan K Nagekeo.
Setiap sekolah ada dua orang mahasiswa. Satu kecamatan dibawahi oleh satu dosen Pamong dari STKIP NBF akan dikontrol satu bulan sekali. Disana selain PPL wajib bergabung dengan masyarakat dan wajib melibatkan diri jika ada kegiatan dimasyarakat dimana mereka melaksanakan PPL," papar Yohanes, usai acara pelepasan di Kampus STKIP NBF Mbay, Sabtu (15/9/2018).

Baca: Kelakar Prabowo yang Merasa Kecolongan Lulung Jadi Kader PAN

Ia mengaharapkan agar para mahasiswa serius dan tekun melaksanakan PPL dan Magang. Sebab selama itu akan menambah wawasan dan pengalaman menjadi seorang guru.

Dalam melaksanakan PPL dan Magang mahasiswa dituntut untuk belajar mandiri dan bersama masyarakat belajar banyak hal.

"Harapan dari kami calon-calon guru tunjukan bahwa bisa mengabdi dan bisa mengajar dikelas. Hal-hal yang diproleh saat kuliah (teori) bisa dimplementasikan saat PPL dan magang. Selain itu juga harapan dari kami membawa nama Stkip NBF dan bisa menjaga nama baik sekolah kepada masyarakat karena ini juga bahan promosi kepada masyarakat," papar Yohanes.

Ia juga menyampaikan, usai melaksanakan PPL dan Magang nanti mahasiswa akan melaporkan hasil ppl dan magan dalam bentuk laporan akhir magang dan PPL.

"Magang dan PPL itu 6 SKS. Yang menilai mereka adalah guru pamong di sekolah. 80% penilaian oleh guru pamong diamana mahasiswa itu melaksanakan praktek," papar Yohanes. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved