Editorial Pos Kupang

Setelah Dipimpin Gubernur Baru, Bagaimana Nasib Jalan Provinsi di NTT?

Hingga kini ruas jalan provinsi di wilayah NTT mencapai 2.650 kilometer (km). Sekitar 900 km sampai 1.000 km

Setelah Dipimpin Gubernur Baru, Bagaimana Nasib Jalan Provinsi di NTT?
POS KUPANG/TENI JENAHAS
ilustrasi 

POS-KUPANG.COM -- Sudah lama jalan provinsi bermasalah dan memberi kesan klasik, sesuatu yang biasa saja di bumi Flobamora ini. Keluhan terdengar selalu tanpa solusi memuaskan.

Hingga kini ruas jalan provinsi di wilayah NTT mencapai 2.650 kilometer (km). Sekitar 900 km sampai 1.000 km di antaranya rusak. Di Kabupaten Manggarai Barat, 70 persen jalan provinsi rusak berat. Sedangkan di Ende dan Sumba Timur yang rusak mencapai 60 persen.

Pemerintah kabupaten dan masyarakat NTT berharap Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yang baru, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi memberikan solusi terbaik selama masa pemerintahan mereka. Pemerintah Provinsi NTT perlu turun tangan untuk memperbaiki jalan provinsi yang rusak.

Regulasi sudah mengatur tegas dan jelas tanggung jawab mengelola jalan. Jalan negara menjadi taggung jawab pemerintah pusat, jalan provinsi ditangani provinsi dan jalan kabupaten menjadi taggung jawab pemerintah kabupaten dan kota masing-masing.

Baca: Jimin BTS Sihir Army dan Non Army Dengan Videonya Berdurasi 7 Detik

Selama ini bukan tanpa upaya konkret yang dilakukan Pemerintah Provinsi NTT. Saban tahun pemerintah selalu mengalokasikan anggaran untuk pembangunan dan perbaikan jalan provinsi.

Namun, tetap saja tidak memadai karena keterbatasan dana. Kondisi jalan provinsi pun beda jauh dibandingkan jalan nasional yang secara umum dapat dilukiskan sangat bagus.

Duet kepemimpinan baru NTT saat ini memberikan harapan yang besar bagi rakyat. Membangun infrastruktur jalan merupakan satu di antara program prioritas mereka. Hal itu memang sudah dikatakan berulangkali saat masa kampanye Pilkada dan lebih tegas lagi setelah resmi memimpin Flobamora sejak 5 September 2018.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Kamis 13 September 2018, Taurus Stres, Pisces Panik

Kita mengapresiasi gerak cepat Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Viktor B Laiskodat- Josef Nae Soi, yang sudah menyampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo bahwa NTT membutuhkan infrastruktur jalan, listrik dan air. Dan, Presiden Jokowi merespons dengan menginstruksikan beberapa menteri membantu NTT.

Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi mengatakan akan menuntaskan jalan provinsi yang rusak dalam tiga tahun. Tidak ada lagi konsep tiap kabupaten dikerjakan 1 sampai 2 km per tahun. Tahun depan pemerintah provinsi akan selesaikan jalan Amfoang (Kabupaten Kupang). Tahun berikutnya kawasan Elar, Manggarai Timur.

Baca: Jimin BTS Sihir Army dan Non Army Dengan Videonya Berdurasi 7 Detik

Josef Nae Soi menyatakan tingkat kerusakan kecil diserahkan kepada pemerintah kabupaten untuk menyelesaikan. Ia menyebut ada skema PINA, KPPU, DAU, NSI dan DAK yang bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan ruas jalan provinsi yang rusak.

Apapun upaya pemerintah untuk mengatasi masalah jalan provinsi tentu kita hargai dan berharap terwujud sesuai janji. Lebih cepat lebih baik. Kiranya perlu juga dipertimbangkan beberapa ruas jalan provinsi yang strategis, misalnya di kawasan tapal batas negara diusulkan statusnya menjadi jalan nasional agar tidak menjadi beban provinsi yang dananya pas-pasan saja. *

Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved