Berita Kabupaten TTS

Sekda TTS Kumpulkan Catatan Pejabat Berprilaku Buruk Untuk Bupati Terpilih

sebenarnya pejabat kita sudah bagus, tapi berpErilaku buruk. Sering datang terlambat mengikuti rapat.

Sekda TTS Kumpulkan Catatan Pejabat Berprilaku Buruk Untuk Bupati Terpilih
POS KUPANG/DION KOTA
Sekda TTS, Marthen Selan

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POS KUPANG.COM -– Sekda TTS, Marthen Selan mengatakan, dirinya telah menyiapkan catatan khusus untuk bupati dan wakil bupati TTS terpilih terkait prilaku para pejabat di lingkup Pemkab TTS.

Baca: Pasca Gubernur Dilantik Belum ada Apel Perdana di Kantor Gubernur NTT

Ia mengaku, beberapa pejabat di lingkup Pemkab TTS memiliki kinerja bagus tetapi berprilaku buruk.

" Catatan ini saya buat sebagai bahan pertimbangan untuk bupati dan wakil bupati TTS terpilih dan penempatan pejabat. Dari kinerja, sebenarnya pejabat kita sudah bagus, tapi berpErilaku buruk. Sering datang terlambat mengikuti rapat. Sudah ditegur masih tetap mengulangi perbuatan yang sama, bahkan sampai kita berikan teguran," keluh Marthen kepada pos kupang, Rabu ( 12/9/2018) di kantor bupati TTS.

Baca: Ayah Bripda Puput Ungkap Status Hubungan Anaknya Dengan Ahok Dan Seorang Rekan Polisi

Baca: Di Negara Ini Kondom Dipakai Untuk Proses Pembuatan Minuman Anggur

Ketika diminta nama-nama pejabat yang sering terlambat datang mengikuti rapat dan pejabat yang sudah diberikan teguran tertulis, Marthen masih enggan membeberkannya.

Dirinya mengatakan, beberapa pejabat bahkan dijemput Satpol PP karena hingga rapat berakhir tidak menunjukan batang hidungnya.

Terkait janjinya untuk memberhentikan kepala perangkat daerah yang tidak mampu mencapai target pendapatan asli daerah, Marthen mengatakan, sesuai kesepakatan jika hingga tanggal 30 September target PAD tidak mencapai 50 persen baru akan diberhentikan sementara.

Baca: Segera Menikah Jika Ada 5 Tanda Dalam Hubunganmu Dengan Si Dia

Baca: Penumpang Ojek Online Selamat Dari Tindak Perkosaan Karena Lakukan Hal Ini

Ia mengaku sudah memberikan peringatan kepada beberapa kepala perangkat daerah yang realisasi PAD nya belum mencapai 50 persen. Jika hingga penghujung september tak juga dicapai, maka sekretaris perangkat daerah akan mengambil alih pimpinan sementara.

" Saya sudah ingatkan para kepala perangkat daerah kalau masih main-main dan target PAD nya tidak capai 50 persen, saya perintahkan istrahat tahan biar sekertaris yang ambil alih pimpinan. Hal ini sudah saya bicarakan dengan pak bupati. Jadi jika masih ada yang mau bermain silakan saja," ujarnya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help