Berita Regional

Bus Rombongan Guru Masuk Jurang, 7 Korban Dirujuk ke Jakarta

Sebanyak tujuh korban kecelakaan mikro bus masuk jurang di Tanjakan Cisarakan masih menjalani perawatan medis

Bus Rombongan Guru Masuk Jurang, 7 Korban Dirujuk ke Jakarta
KOMPAS.com/BUDIYANTO
Mikro bus di dasar jurang Sungai Cisarakan di Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018). 

POS-KUPANG.COM | SUKABUMI - Sebanyak tujuh korban kecelakaan mikro bus masuk jurang di Tanjakan Cisarakan masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018) pukul 12:00 Wib.

Sedangkan 12 korban lainnya sudah dipulangkan karena kondisinya hanya mengalami luka-luka ringan.

Sementara satu penumpang yang meninggal disemayamkan di ruang jenazah rumah sakit milik pemerintah itu.

Baca: Polresta Surakarta Akhirnya Keluarkan Izin Jalan Sehat di Solo

"Ada tujuh pasien yang masih dirawat dengan luka sedang, kondisinya stabil," ungkap dokter jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Palabuhanratu, dr. Radithya Nugraha kepada Kompas.com saat ditemui di rumah sakit, Sabtu siang.

Dia menuturkan ketujuh pasien korban kecelakaan lalu lintas ini mengalami beberapa cedera pada anggota tubuhnya. Mayoritas mengalami luka pada bagian kepala dan dada.

"Semua pasien akan dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap di Jakarta, karena semuanya berasal dari Jakarta," tutur dia.

"Korban kecelakaan yang masuk ke rumah sakit semuanya 20 orang, di antaranya satu meninggal," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya sebuah mikro bus masuk jurang dengan kedalaman 50 meter di Tanjakan Cisarakan, Jalan Raya Cibadak-Cikidang-Palabuhanratu, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (7/9/2018) sekitar pukul 23:00 WIB. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help