Berita Kabupaten Nagekeo

Pemda Nagekeo Diminta Tetapkan Status RSUD Aeramo Mbay Jadi Tipe

tim Visitasi menyambut baik rencana penempatan dokter ahli di RSUD Aeramo setelah menilai kesiapan RSD Aeramo.

Pemda Nagekeo Diminta Tetapkan Status RSUD Aeramo Mbay Jadi Tipe
pos kupang.com, gordy donofan
Suasana saat kegiatan visitasi WKDS di RSUD Aeramo, Rabu (5/9/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Tim visitasi Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) dari Kementerian Kesehatan RI melaksanakan kegiatan Visitasi WKDS di RSUD Aeramo Mbay Kabupaten Nagekeo.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo, Rufus Raga, S.Si, kepada POS KUPANG.COM, menyebutakan, kegiatan Visitasi Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) dilaksanakan oleh Tim dari Kementerian Kesehatan di RSD Aeramo tanggal 4 September 2018.

Baca: WOW! 1.113 Orang Digigit Hewan Penular Rabies di Nagekeo

"Tim ini terdiri dari dr. Sally A. Nasution, Sp.Pd (Ketua Tim) dan pak Dedi (dari Kementerian Kesehatan) serta dr. Aries, Sp.Pd, dr. Ardanta, Sp.A dan dr. Agus, Sp.Og (Perwakilan dari orgas nisasi Profesi) dan pak Berni dari Dinkes Propins," ungkap Rufus, Kamis (6/9/2018).

Baca: Kantor Desa Ubu Riri di Sumba Tengah Jadi Tempat Hunian Hantu

Ia mengaku tim Visitasi menyambut baik rencana penempatan dokter ahli di RSD Aeramo setelah menilai kesiapan RSD Aeramo.

Rencana penempatannya sesuai permintaan Kepala Dinas Kesehatan kepada Menteri Kesehatan (Dirjen PPSDM) pada Juli 2018 yakni tenaga dr. Spesialis anak, dr. Spesialis penyakit Dalam dan Spesialis Kandungan.

"Disampaikan oleh dr. Sally setelah visitasi bahwa penempatan dokter dimaksud akan dilakukan pada bulan Desember 2018.

Menurut Tim Visitasi, Pemda segera menetapkan status RSD Aeramo menjadi Kelas D, menyiapkan insentif daerah bagi dokter ahli, menyiapkan sarana pendukung (rumah, kendaraan) bagi dokter ahli, juga melengkapi infrastrukur penunjang pelayanan misalnya Selasar antar unit bangunan, Air Bersih, listrik dan alkes lainnya," papar Rufus.

Sementara Kadis Kesehatan Kabupaten Nagekeo, drg. Ellya Dewi, M.Ph menerima masukan dari Tim untuk ditindaklanjuti.

Ada 3 hal penting dalam rangka operasional RSD Aeramo yang disampaikan oleh Kadis Kesehatan yakni infrastruktur / sarana prasarana sesuai ketentuan RSD Kelas D, penetapan status Kelas D RSD Aeramo dan SDM Kesehatan yakni para dokter ahli yang dibutuhkan yang terdiri dari 4 ahli dasar yakni spesialis Penyakit dalam, obgin, anak dan spesialis bedah (saat ini sudah ada) serta spesialis penunjang yakni spesialis anaesthesi dan patologi klinis (yang saat sudah ada).

Direktur RSUD Aeramo, drg. Emerentiana Reni, M.Health&IntDev mengatakan, kondisi sarana prasarana dan alkes RSD Aeramo telah memenuhi standar dan sangat dibutuhkan segera ada penetapan status kelas D RSD Aeramo sehingga pelayanan kesehatan di RSD Aeramo dapat berjalan lebih baik.

Tim Visitasi diterima oleh Plh. Sekda, Drs. Bernard Fansiena, MT, Wakil Pimpinan DPRD, Florianus Papu, Asisten I Florentinus Pone, SE, M.Si, Kadis Kesehatan, Direktur RSD Aeramo, Para pejabat Dinkes dan pejabat fungsional RSD Aeramo bersama Spesialis Bedah, dr. Jimmy. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved