Berita Nasional

Kapolda NTT Larang Kegiatan Politik Tagar 2019 Ganti Presiden, Begini Tanggapan TPDI 

Kapolda NTT Larang Kegiatan Tagar 2019 Ganti Presiden, Begini Tanggapan TPDI 

Kapolda NTT Larang Kegiatan Politik Tagar 2019 Ganti Presiden, Begini Tanggapan TPDI 
ISTIMEWA
Koordinator TPDI dan Advokat Peradi, Petrus Selestinus 

Oleh Petrus Selestinus, Koordinator TPDI dan Advokat Peradi

POS-KUPANG.COM - Kapolda NTT Larang Kegiatan Tagar 2019 Ganti Presiden, Begini Tanggapan TPDI 

Kapolda NTT dan jajarannya telah ikut menciptakan iklim yang sehat bagi penegakan demokrasi di NTT terkait dengan Pilpres dan Pileg 2019.

Kita patut mengapresiasi sikap tegas, tepat dan proporsional Kapolda NTT dan seluruh jajarannya.

Karena merespons dengan cepat perintah Kapolri untuk melarang kegiatan siapapun yang bersifat memecah belah, mengganggu ketertiban dan kamanan masyarakat melalui kegiatan politik dengan tagar #2019 Ganti Presiden#.

Baca: RRC Gelar Turnamen Sepak Bola Usia 12 Tahun

Baca: Kalah dari Kabupaten Kupang! Wakil Bupati Lembata Tetap Optimis

Baca: RM BTS Terlihat Makin Keren Dalam Video Di Belakang Layar ini. Bagaimana Menurutmu?

poskupangcom
instagram.com/poskupangcom

Sikap Kapolda NTT yang responsif patut didukung oleh semua elemen warga masyarakat NTT sebabagai bagian dari tanggung jawab mawasyarkat membantu pemerintah menciptakan kondisi damai, tertib dan aman bagi seluruh masyaraka warga di daerah NTT.

Pelarangan Kapolda NTT patut kita dukung dan apresiasi, karena gerakan kelompok masyarakat yang dimotori oleh Mardani Ali Sera dkk. dengan tagar #2019 Ganti Presiden, adalah gerakan inkostitusional,

gerakan yang memyimpang dari mekanisme UUD 1945, tentang Kekuasaan Pemerintahan Negara, yang secara limitatif mengatur tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden,

Pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden dan Ganti Presiden yang sama aekali tidak memberi celah sedikitpun kepada Mardani Ali Sera dkk. untuk bisa melakukan misi #2019 Ganti Presisen.

Karena menurut UUD 1945, kewenangan mengganti Presiden hanyalah MPR RI, manakala Presiden berada dalam kondisi mangkat, berhenti, diberhentikan atau tidak mampu melaksanakan tugasnya.

Baca: Cara Tangkap Basah Pesan Rahasia Pasangan Kamu di WhatsApp (WA)

Baca: Intip Ramalan Zodiak Besok, Jumat 7 September 2018, Gemini Merasa Dijatuhkan Teman, Zodiak Lain?

Baca: Balai PJN X Kupang Bagun Dua Unit Jembatan di Jalan Nasional Sumba Timur

Halaman
123
Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help