Berita Regional

14 Atlet Asian Games Asal Sumsel Dapat Bonus Uang hingga Rumah

Sebanyak 14 atlet asal Sumatera Selatan yang mengikuti cabor Asian Games mendapatkan bonus dari pemerintah setempat senilai Rp 15 juta per orang.

14 Atlet Asian Games Asal Sumsel Dapat Bonus Uang hingga Rumah
KOMPAS.com/ISTIMEWA
Gubernur Sumsel, Alex Noerdi dan Muhammad Hinayah atlet panjat tebing peraih medali emas. Gubernur Sumsel Alex Noerdi dan Muhammad Hinayah atlet panjat tebing peraih medali emas. 

POS-KUPANG.COM | PALEMBANG - Sebanyak 14 atlet asal Sumatera Selatan yang mengikuti cabor Asian Games mendapatkan bonus dari pemerintah setempat senilai Rp 15 juta per orang.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel, Akhmad Yusuf Wibowo mengatakan, pemberian bonus tersebut sebagai bentuk penghargaan kepada atlet yang telah berusaha untuk mengharumkan nama bangsa.

Namun, untuk Muhammad Hinayah, atlet panjat tebing yang berhasil meraih medali emas, selain uang, ia juga mendapat bantuan satu unit rumah dari Pemerintah Provinsi Sumsel.

Baca: Oknum Satpol PP Ini Bawa Kantung Berisi 1.294 Butir Ekstasi di Stang Motor

"Hinayah memilih untuk rumah di Kabupaten Muba yang merupakan kampung halamannya. Sekarang sedang dicarikan untuk lokasi rumah sebagai bonus di mana. Untuk 13 atlet yang lain juga dapat bonus berupa uang saku Rp 15 juta," kata Yusuf, Selasa (4/9/2018).

Yusuf menjelaskan, selain mendapat bonus dari pemerintah daerah, para atlet juga akan mendapat hadiah tambahan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri Nomor 279.

Dalam peraturan tersebut, ada 12 penghargaan yang diberikan pemerintah kepada atlet berprestasi, salah satunya pengangkatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Sejauh ini di Sumsel sudah ada 21 atlet yang berprestasi diangkat sebagai ASN. Ada juga dari atlet difabel. Ini sebagia jaminan kesejahteraan atlet," ujarnya.

Yusuf menambahkan, dengan raihan atlet Sumsel dalam Asian Games, mereka kembali akan membina bibit baru hingga mendapatkan atlet yang berprestasi. Namun, para atlet juga memiliki standar yang ditentukan berupa 10.000 jam pembinaan untuk menjadi atlet profesional.

"Kami optimis dengan upaya yang dilakukan ini mampu membuat atlet berprestasi yang benar-benar dari Sumsel," kata dia. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved