Berita Kota Kupang

Pegawai Honorer Dibegal Tiga Pemuda di Jalan Baru Penkase-Alak! Begal Rampas HP dan Laptop

Korban dihadang tiga pemuda dengan parang, kemudian mereka memukul kedua korban lalu merampas kunci motor korban dan mengambil satu buah Laptop merk

Pegawai Honorer Dibegal Tiga Pemuda di Jalan Baru Penkase-Alak! Begal Rampas HP dan Laptop
Pos Kupang/ant
Ilustrasi:

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG – Kasus begal terjadi di wilayah Kelurahan Penkase Kecamatan Alak Kota Kupang, Provinsi NTT pada Senin (27/8/2018) malam. Seorang pegawai honor bersama kawannya dibegal tiga pria  ketika melewati Jalan Raya Kelurahan Penkase Kecamatan Alak Senin sekira pukul 184.45 Wita.

Kapolsek Alak Kompol I Gede Sucitra SH kepada Pos Kupang pada Jumad (31/8/2018) mengungkapkan lelaki itu, I Putu Suwardi (23) seorang pegawai honorer yang tinggal di RW 06 Kelurahan Penkase Kecamatan Alak. Korban saat itu membonceng seorang rekannya melewati jalan raya yang dikenal sebagai jalan baru di Kelurahan Penkase. Ketika tiba di sebuah tempat yang sunyi, sepeda motornya dihadang oleh tiga orang pria dengan memegang parang.

Baca: 6 Fakta Tentang Bambang Hartono, Peraih Perunggu Asian Games 2018 yang Punya Harta Rp 204 Triliun

“Korban dihadang tiga pemuda dengan parang, kemudian mereka memukul kedua korban lalu merampas kunci motor korban dan mengambil satu buah Laptop merk Accer warna biru dan satu buah HP Samsung,” jelas I Gede Sucitra.  

Lanjut I Gede, atas kejadian itu korban mengalami kerugian material senilai Rp 6,5 juta.

I Gede Sucitra mengungkapkan pihaknya saat ini masih terus menyelidiki dan memburu pelaku begal yang yang beraksi pada Senin malam itu. Lanjut Gede, kasus begal yang dilaporkan pada senin malam, merupakan kasus begal pertama yang dilaporkan ke Polsek Alak selama bulan Agustus, bahkan sejak awal tahun 2018.

“Ini merupakan tindakan curas atau pencurian dengan kekerasan, pada hari itu korban langsung melapor ke kita. Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan, dan tim kita dilapangan terus memburu pelaku yang melakukan begal,” ungkapnya.

Gede juga mengungkapkan, untuk wilayah Alak, ada dua titik yang sementara ini dapat dikategorikan sebagai ddaerah atau wlayah yang rawan terjadi aksi aksi kejahatan termasuk begal, yakni di daerah jalan baru serta jalan bawah atau jalan M Praja  menuju ke Pelabuhan Tenau.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadan dan selalu berhati-hati terhadap ancaman kejahatan yang mungkin saja dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. (*)

 

Penulis: Ryan Nong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help