Berita Nasional

KPK Geledah Rumah Hakim dan Kantor Pengadilan Negeri Medan

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pribadi hakim adhoc Pengadilan Tipikor Medan, Merry Purba.

KPK Geledah Rumah Hakim dan Kantor Pengadilan Negeri Medan
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Hakim adhoc pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan, Merry Purba, resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Merry ditahan setelah diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka di Gedung KPK Jakarta, Rabu (29/8/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pribadi hakim adhoc Pengadilan Tipikor Medan, Merry Purba. Penggeledahan di Medan, Sumatera Utara, berlangsung pada Rabu (29/8/2018) malam.

Selain itu, pada Kamis (30/8/2018), penyidik menggeledah Gedung Pengadilan Negeri Medan. Kemudian, rumah milik terdakwa perkara korupsi penjualan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN2 Tamin Sukardi.

"Sejak Kamis siang masih berjalan penggeledahan di rumah dan kantor tersangka TS (Tamin Sukardi)," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkat, Kamis.

Baca: Indonesia Jadi Negara Pertama yang Dikunjungi PM Australia Scott Morrison

KPK sebelumnya menagkap 8 orang dalam operasi tangkap tangan di Medan, Sumatera Utara. Sebanyak 4 orang di antaranya adalah hakim. Masing-masing yakni, Ketua Pengadilan Negeri Medan, Marsuddin Nainggolan dan Wakil Ketua PN Medan, Wahyu Prasetyo Wibowo. Kemudian, hakim Sontan Merauke Sinaga dan hakim adhoc Merry Purba.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan gelar perkara, KPK hanya menetapkan Merry Purba sebagai tersangka. Merry disangka menerima suap 280.000 dollar Singapura. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved