Berita Labuan Bajo

Rencana Pembangunan Irigasi Terang! Bappeda Mabar Tunggu FGD dengan UGM

belum ada perkembangan berarti terkait rencana itu karena kami masih menunggu waktu dari UGM untuk FGD

Rencana Pembangunan Irigasi Terang! Bappeda Mabar Tunggu FGD dengan UGM
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Salah satu sudut areal Sawah Terang saat dijepret beberapa waktu lalu. 

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM, LABUAN BAJO--Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), sedang menunggu waktu dari tim Universitas Gajah Mada (UGM) untuk melakukan Focus Group Discution (FGD), terkait rencana pembangunan saluran irigasi Sawah Terang.

Demikian yang disampaikan oleh Kepala Bappeda Mabar Hans Sodo, saat dikonfirmasi POS--KUPANG.COM, Rabu (29/8/2018).

Dia dikonfirmasi tentang tahapan lanjutan rencana pembangunan saluran irigasi di sawah tadah hujan seluas tiga ribu hektar tersebut.

Baca: MK Perintahkan KPU Kabupaten TTS Lakukan Perhitungan Ulang Di 921 TPS

Baca: Filio Deno Siswa SMAK St. Fransiskus Xaverius Ruteng Wakili NTT di O2SN tingkat Nasional

"Memang belum ada perkembangan berarti terkait rencana itu karena kami masih menunggu waktu dari UGM untuk FGD," kata Hans.

Pihaknya kata dia sudah berkoordinasi dengan UGM untuk melakukan FGD itu tetapi belum ada kepastian waktu kapan bisa diselenggarakan.

Sebelumnya diberitakan, tahapan studi kelayakan untuk rencana pembangunan saluran irigasi di Sawah Terang, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Belum dilakukan.

Kepala Bappeda Mabar Hans Sodo, kepada POS--KUPANG.COM, Jumat (3/8/2018), mengatakan bahwa proses untuk studi tersebut sedang berjalan.

"Negosiasi dengan Universitas Gajah Mada atau UGM masih terus dilakukan untuk studi tersebut. Tahun ini studi kelayakan bisa selesai dilakukan," kata Hans.

Dijelaskannya, bila semua tahapan studi telah dilakukan dan dinyatakan layak maka rencana pembangunan saluran irigasi itu bisa dianggarkan.

"Bisa dianggarkan dalam APBD, bisa juga diusulkan agar dianggarkan dalam APBN," kata Hans.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help