Berita Regional

24 Nelayan Dievakuasi Setelah Terdampar di Pulau Bunta, Aceh Besar

Tim SAR (search and rescue) Banda Aceh berhasil mengevakuasi 24 orang nelayan yang terdampar di Pulau Bunta, Aceh Besar.

24 Nelayan Dievakuasi Setelah Terdampar di Pulau Bunta, Aceh Besar
KOMPAS.COM/RAJA UMAR
Tim SAR (search and rescue) Banda Aceh berhasil mengevakuasi 24 orang nelayan yang terdampar di Pulau Bunta, Aceh Besar, akibat boat yang mereka tumpangi karam setelah terhempas angin dan gelombang besar, Minggu (19/8/2018). 

POS-KUPANG.COM | BANDA ACEH - Tim SAR (search and rescue) Banda Aceh berhasil mengevakuasi 24 orang nelayan yang terdampar di Pulau Bunta, Aceh Besar. Kapal nelayan tersebut sebelumnya karam karena terhempas angin dan gelombang besar.

"Setelah mendapat informasi tadi pagi sekitar pukul 05.30 Wib, kami langsung melakukan evakuasi terhadap nalayan itu," kata Kepala SAR Aceh, Hariadi Purnomo kepada wartawan, Minggu (19/08/18).

Menurut Hariadi, evakuasi nelayan yang dilakukan Tim SAR Banda Aceh menggunakan kapal sar KN Kresna.

Baca: Juventus Menang Dramatis, Debut Cristiano Ronaldo Tanpa Gol

Namun saat sampai kelokasi posisi kapal nelayan tersangkut karang sehingga Tim Sar harus menggunkan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk mengevakuasi 24 nelayan ke KN Kresna.

"Tadi sempat terkendala karena angin dan gelombang mencapai 3 meter lebih. Kemudian lokasi boat nelayan yang karam itu berada di lokasi karang, sehingga kami harus menggunakan dua unit RIB untuk mengevakuasi nelayan ke KN Kresna," katanya.

Sementara itu menurut Feri, KM Rahmad Ilahi berkapasitas 35 GT miliknya terdampar ke Pulau Bunta Aceh Besar sejak Sabtu (18/08/18) malam karena dihempas angin dan gelombang besar hingga tersangkut karang sehingga kondisi boat mengalami bocor.

"Posisi boat miring dan bocor. Seluruh ABK selamat karena cepat mendapat pertolongan dari SAR, mereka sudah enam hari melaut " jelasnya. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help