Berita HUT Kemerdekaan RI

Hari ini Purna Paskibraka NTT 2018 Dikukuhkan di Kupang

Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang telah sukses mengemban tugas dalam apel peringatan

Hari ini Purna Paskibraka NTT 2018 Dikukuhkan di Kupang
POS KUPANG/RYAN NONG
Paskibraka NTT saat pengukuhan di Rumah Jabatan Gubernur NTT pada Rabu (16/8/2018).

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang telah sukses mengemban tugas dalam apel peringatan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan RI yang ke-73 pada 17 Agustus 2018 kemarin akan dikukuhkan menjadi purna paskibraka NTT.

Prosesi pegukuhan akan dilaksanakaan sesuai dengan tradisi organisasi purna paskibraka NTT di Desa Bahagia – pusat pendidikan dan pelatihan Paskibraka NTT – Kupang, di Jalan Perintis Kemerdekaan Kelurahan Kayu Putih Kecamatan Oebobo Kota Kupang pada Sabtu (18/8/2018) siang.

Koordinator Pembina Paskibraka NTT 2018, Deford Nasareno Lakapu yang dihubungi Pos Kupang pada Sabtu (18/8/2018) pagi mengungkapkan, secara organisatoris, pasukan Paskibraka yang telah menunaikan tugas dalam apel kenegaraan pada HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-73 tingkat Provinsi NTT di Alun-Alun Provinsi NTT ini akan diterima secara organisatoris untuk masuk dalam wadah purna paskiraka NTT.

Baca: 9 Insiden Heboh Paskibra, Mulai Bendera Terbalik, Aksi Nekat Panjat Tiang Hingga Rok Melorot

Baca: Nama-nama 68 Anggota Paskibraka di Istana Negara, Nomor 19 dari Sabu dan Poco Ranaka - NTT

Baca: Paskibraka Tingkat Kecamatan Lamba Leda Tampil Luar Biasa, Camat Aleksius Mengaku Senang dan Bangga

Baca: Jika Kibarkan Bendera Terbalik, Paskibraka Bakal Ditembak Bius, Benarkah?

Baca: Hukuman Bagi Paskibraka Jika Bendera Terbalik, Mulai Push Up Sampai Tembak Bius

Baca: Rok Paskibraka Ini Melorot, Inilah 8 Insiden Paskibraka yang Pernah Bikin Heboh

“Mereka akan dikukuhkan dan diterima dalam organisasi purna paskibraka NTT sebagai wadah organisasi yang memayungi mereka, itu sesuai tradisi di sini” ungkap Deford.

Anggota paskibraka NTT tahun 2018 terdiri dari 44 siswa yang terpilih mewakili 22 Kabupaten/Kota di NTT. Sedangkan untuk tim pengibar bendera pada apel HUT Prolamasi RI Ke 73 tingkat Provinsi NTT terdiri dari Ali Imran Rodja asal Kab Ende, Josua Orlando Funan Raja Guk-guk asal Kabupaten TTU, Farhan Mursyid Zulfalah asal Kota Kupang. 

Sedangkan untuk petugas pemegang baki pada apel pagi oleh Anisa Nurul Afrah asal TTU dan Angel Cantika Pujiwati Ludji asal Lembata untuk pemegang baki apel penurunan bendera.

Anggota paskibraka ini, sebelum melaksanakan tugas mengibarkan dan menurunkan bendera dalam upacara kenegaraan apel bendera HUT Prklamasi RI ke-73 tingkat provinsi, telah dibina dan dibentuk di Desa Bahagia sejak 28 Juli 2018. (*)

 

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help