Berita Kota Kupang

Sanksi BAN PT untuk Prodi Pendidikan Fisika Undana Kupang Dicabut

Sanksi BAN PT untuk Prodi Pendidikan Fisika Undana Kupang akhirnya Dicabut

Sanksi BAN PT untuk Prodi Pendidikan Fisika Undana Kupang Dicabut
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr.drh.Maxs E.U.Sanam, M.Sc diapit Kepala Biro Administrasi Akademik Perencanaan dan Sistem Informasi (BAAKPSI), Drs.Jimmy J.Benu, M.Si (kanan) dan Kepala Humas Undana, David Sir, S.Sos., M.Hum saat melakukan konferensi pers, Kamis (16/8/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sanksi yang diberikan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) kepada Program Studi (Prodi) Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang dimana melarang prodi tersebut melakukan wisuda selama dua tahun karena ditemukan dokumen borang akreditasi bagian evaluasi diri yang sama dengan satu universitas di Bali telah dicabut, Kamis (16/8/2018)

Selain itu BAN PT juga telah memberikan Surat Keputusan (SK) Akreditasi peringkat B pada prodi Pendidikan Fisika dengan nomor SK 2169/SK/BAN-PT/Akred/S/VII/2018. SK tersebut dikeluarkan pada tanggal 7 Agustus 2018

Demikian penjelasan Wakil Rektor I Bidang Akademik Undana Kupang, Dr. drh. Maxs E. U. Sanam, M.Sc dalam konferensi pers yang digelar di ruang kerjanya di gedung rektorat baru Jl Adisucipto, Penfui Kota Kupang.

Baca: Pelaku Pencurian Motor Diamankan Pemuda Kelapa Lima Saat Tersangkut Pagar Kawat Berduri

Maxs yang ditemani Kepala Biro Administrasi Akademik Perencanaan dan Sistem Informasi (BAAKPSI), Drs.Jimmy J.Benu, M.Si dan Kepala Humas Undana, David Sir, S.Sos., M.Hum mengungkapkan, pasca persoalan tersebut mencuat dan menjadi polemik, pihak Undana Kupang melakukan banding dan klarifikasi ke BAN PT dan melakukan berbagai argumentasi.

Argumentasi kepada BAB PT, kata Maxs, bukan hanya sekedar apa yang salah dan konsekuensi dari pelarangan pengajuan akreditasi bisa berdampak pada mahasiswa

"Sehingga kita diminta untuk memperbaiki dokumen evaluasi diri selambat-lambatnya diunggah 10 Juli 2018 lalu dan itu sudah dilakukan. Kemarin akreditasinya berlakunya dari 7 Agustus 2018 sampai 7 Agustus 2023 dengan akreditasi B;" katanya

Terkait para mahasiswa Prodi Pendidikan yang tak kunjung diwisuda karena persoalan tersebut, lanjut Maxs, pihaknya memberikan kompensasi dengan memperpanjang waktu pendaftaran wisuda periode September 2018 nanti sehingga mereka dapat segera diwisudakan

"Kita memberikan calon-calon wisudawan (Prodi Pendidikan Fisika) yang tiba-tiba mendapatkam sanksi tertahan dulu dan tidak diwisuda. Walaupun jika kita lihat tanggal akademiknya sudah berakhir tanggal 8 Agustus 2018 kemarin tetapi kami memberikan kesempatan," ujarnya

Ia menambahkan, dari data sementara yang ada, terdapat lebih dari 30 mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika yang telah mendaftar untuk diwisuda.

Dirinya berharap, para mahasiswa yang telah mendapat informasi tersebut dapat segera melakukan pendaftaran wisuda karena wisuda periode September akan diadakan bertepatan dengan dies natalis Undana Kupang yakni 1 September 2018

Sementara itu, Untuk menghindari persoalan tersebut terjadi di kemudian hari, Maxs Menjelaskan Undana Kupang sudah mengembangkan sistem berlapis untuk borang akreditasi yang akan di kirik ke BAN PT.

"Jadi kalau dulu teman-teman dulu itu kan masih semi digital. Kemungikan Dibuat berjenjang. Sekarang ada tim penulis atau penyusun borang akreditasi tapi kemudian harus diverifikasi kalau dia itu akreditasi prodi harus diverifikasi oleh lembaga penjamin mutu tingkat prodi maupun fakultas," katanya.

Dikatakannya, Undana Kupang memiliki Lembaga Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP2M) dengan sistem yang sekarang dimana memegang pasword untuk mengirimkan borang akreditasi ke BAN PT.

"Jadi tidak bisa diupload kemana-mana, harus diserahkan kepada mereka. Tim dari mereka ini yang melakukan pemeriksaan dan kemudian ada yang perlu diperbaiki akan diserahkan ke prodi. Lalu kemudian sudah OK lalu dikirimkan (BAN PT). Saya yakin dengan cara-cara ini kejadian ini dapat diminimalisir dan kualitas borang akan lebih baik lagi," katanya. (*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help