Berita Kota Kupang

Kontes Ayam Laga di Tamnos Bebas dari Unsur Perjudian

Komunitas Paguyuban Pecinta Ayam Batotok (PPTOK) Kota Kupang menggelar kontes ayam laga

Kontes Ayam Laga di Tamnos Bebas dari Unsur Perjudian
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Dua ekor ayam sedang bertarung dalam kompetisi ayam laga di Taman Nostalgia, Kupang, Rabu (16/8/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Komunitas Paguyuban Pecinta Ayam Batotok (PPTOK) Kota Kupang menggelar kontes ayam laga yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) RI Ke-73 tahun 2018.

" Kontes ayam laga ini di bebas dari unsur Perjudian," kata Ketua Panitia Marlon F. Tameno ketika ditemui di Taman Nostalgia (Tamnos) Kupang pada saat kegiatan kompetisi sedang berlangsung, Kamis (16/8/2018).

Selain dari pernyataan Marlon, di bagian belakang tenda panitia itu, terdapat sepanduk yang tertulis " PPATOK Yakni No hoax, no judi, no miras dan no narkoba".

Baca: Ini Rincian Asumsi Makro APBN 2019

Marlon menjelaskan, dalam kompetisi tersebut, tidak ada unsur perjudian. Ayam yang bertarung dalam kompetisi itu mempunyai kelasnya masing-masing seperti pada olah raga tinju. Ayam yang ikut bertarung dibedakan sesuai beratnya yaitu 2,2 kg dan 3,7 kg.

Kompetisi itu bertema 'The Battle of Timor, First Class Pro and Best Team Fight (Pertarungan Timor, Pertarungan Pro dan Kelas Tim Terbaik), Kompotisi Ayam laga HUT RI ke-73 tahun 2018.

Marlon menjelaskan, kompetisi ayam tersebut berlangsung dari tanggal 13 hingga 16 Agustus 2018. Kompetisi ayam jago di Tamnos dimulai pukul 09.00-17.00 Wita.

Lanjut Marlon, Peserta yang ikut dalam kompetisi ini yaitu dari seluruh kelurahan yang ada di Kota Kupang serta ada beberapa peserta dari Kabupaten TTS dan Rote Ndao.

Biasanya, kata Marlon, kompetisi ayam tersebut juga di selenggarakan pada saat memperingati HUT Kota Kupang yang jatuh pada bulan April dan memperingati HUT RI pada bulan Agustus.

Dalam kompitisi ini, lanjut Marlon, pemenangnya akan diberi hadia berupa sejumlah uang. Untuk juara satu akan memdapat hadia Rp. 3 juta, juara dua Rp. 2 juta, dan juara tiga Rp. 1 juta. Selain itu para peserta akan mendapatkan piala dan sertifikat.

Di tempat yang sama seorang peserta Meckos Kadek Putra Rote mengatakan, dirinya mengikuti kompetisi ini karena hobi, dan juga supaya ikut menyambut memeriahan HUT RI ke-73.

" Kami berharap agar pengembangan budidaya ayam jago di kota kupang berlansung terus dan tetap mengedepankan yang terbaik," ungkap Meckos. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help