Berita Maumere

Ini Alasan WVI Sikka Perjuangkan Akta Lahir anak

Terjawablah mengapa Wahana Visi Indonesia (WVI) Area Program (AP) Sikka memperjuangkan akta lahir anak di Sikka, Pulau Flores.

Ini Alasan WVI Sikka Perjuangkan Akta Lahir anak
ISTIMEWA
Penjabat Bupati Sikka, Drs. Flori Mekeng, menandatangani prasasti deklarasi 100 persen akta kelahiran anak di Desa Du, Pulau Flores, Jumat (10/8/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Terjawablah mengapa Wahana Visi Indonesia (WVI) Area Program (AP) Sikka memperjuangkan akta lahir anak di Sikka, Pulau Flores.

Manager WVI AP Sikka, Johny Noya, menjelaskan akta lahir adalah salah satu hak anak. Di dalam akta itu tercantum identitas anak dan wujud pengakuan negara atas keberadaan anak/pemilik akta lahir.

"WVI mendampingi masyarakat dan pemerintah agar semua anak memiliki akta kelahiran (100 persen)," kata Johny kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (11/8/2018) di Maumere.

Baca: Polisi Kantongi Identitas Buronan Penculik Siswa SDN Labat Kota Kupang

Dikatakanya, masyarakat belum menyadari bahwa akta lahir adalah salah satu hak anak yang harus dipenuhi oleh keluarga dan negara (pemerintah).

"Sebagian besar orang tua menganggap akta lahir hanya formalitas yang baru akan diurus ketika anak akan sekolah atau keperluan lain yang mengisyaratkan harus ada akta lahir," ujar Johny.

Ia mengatakan sebagian besar kasus anak yang belum memiliki akta lahir, karena orang tua belum menikah secara agama dan dicatatkan ke pemerintah (Disdukcapil).

Walau secara aturan hukum, harusnya anak tetap dicatat kelahirannya, namun mereka keberatan jika hanya mencantumkan anak dari seorang ibu.

"Akses yang jauh memerlukan biaya tambahan khusus transport, ini menjadi berat bagi keluarga yang kurang mampu," jelas Johny. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help