Berita Kota Kupang

Panti Asuhan Generasi Pengubah Dikunjungi Polisi, Yusri dan Kawan-kawan Mengaku Senang

Yusri Meriani Boling (16), seorang anak Panti Asuhan Generasi Pengubah mengaku senang karena mendapat kesempatan dikunjungi polisi

Panti Asuhan Generasi Pengubah Dikunjungi Polisi, Yusri dan Kawan-kawan Mengaku Senang
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Foto bersama anggota Baraduta D'pandiga Nusantara dengan anak-anak Panti Asuhan Generasi Pengubah saat kunjungan anjangsana pada Sabtu (4/8/2018) di Halaman Panti Asuhan. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Yusri Meriani Boling (16), seorang anak Panti Asuhan Generasi Pengubah mengaku senang karena mendapat kesempatan dikunjungi polisi yang tergabung dalam Baraduta D'pandiga Nusantara (BDN).

Ia dan 33 temannya anak panti lainnya mendapat kunjugan dari BDN, Sabtu (4/8/2018) di panti asuhan mereka yang beraada di Jl HR Koroh Km 8 Kelurahan Bello, Kecamtan Maulafa Kota Kupang.

Kepada POS-KUPANG.COM di sela-sela kunjungan itu, Yusri yang saat ini duduk di bangku kelas X SMA Negeri 6 Kupang ini mengungkapkan rasa bahagia dan syukurnya karena dikunjungi oleh sekira 100an anggota polisi yang tergabung dalam organiasi Alumni Ditba Polri angkatan 2003 itu.

Baca: MUI Sulawesi Barat Minta Vaksin MR Dihentikan Sementara karena Belum Ada Sertifikasi Halal

Yusri mengaku senang dan berterima kasih karena perhatian yang diberikan oleh para anggota polisi dalam bentuk kunjungan atau anjangsana itu.

"Beta sangat senang karena dikunjungi, beta juga senang karena dong kasi ketong motivasi, dan ketong bisa belajar seperti mereka (polisi)," ungkap Yusri yang mengaku berasal dari Kuaneno Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang ini.

Mewakili teman-temannya, anak yang bersita-cita menjadi perawat ini juga berharap tetap ada perhatian baik dari pihak polisi maupun pihak lain untuk memperhatikan mereka di Panti Asuhan Generasi Pengubah itu. "Harapan saya, suaya tetap memperhatikan kita," ungkapnya.

Senada dengan Yusri, anak panti lainnya, Marsita Lusi Doki (9) pun mengungkapkan kegembiraannya atas kunjungan itu. Sita yang saat ini duduk di bangku kelas IV SD Generasi Unggul Kupang merasa senang atas kunjungan yang dilakukan itu.

"Beta senang karna ketong dikunjungi bapa-bapa deng mama-mama dari polisi," ungkap bocah berambut ombak itu.

Kunjungan yang dimulai pada pukul 10.00 Wita itu diisi dengan sharing dari penanggung jawab Baraduta D'pandiga Nusantara (BDN), Ipda Wahid Wahyudin, sharing dari penggagas dan pendiri Panti Asuhan Generasi Pengubah Bripka Yunus Laba, serta sosialisasi kamtibmas dari Polres Kupang Kota yang disampaikan oleh Dewo. Dalam kunjungan ini, BDN juga menyerahkan tali asih berupa bantuan sembako, pakaian dan buku-buku serta peralatan belajar yang disumbangkan anggota kepada anak-anak Panti Asuhan.

Anak-anak panti yang antusias pun memeriahkan suasana dengan menyanyikan lagu bagi para anggota polisi yang hadir bersama mereka saat itu.

Acara anjangsana itu, diakhiri dengan makan bersama dan melakukan sesi foto bersama anak-anak Panti Asuhan dengan seluruh anggota BDN yang terdiri dari personel Polri pada satker Biro/Dit pada Polda NTT, Polres Kupang Kota, Polres Kupang Kabupaten, SPN Kupang dan Satbrimobda NTT.

Pembina Baraduta D'pandiga Nusantara (BDN) Ipda Wahid Wahyudi A.Md menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya anjangsana dari BDN NTT ini adalah untuk berbagi kasih dengan anak-anak yang kurang mampu yang mereka pusatkan di Panti Asuhan ini.

Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan mereka terhadap anak-anak sekaligus juga menjadi bentuk dukungan terhadap rekan anggota yang telah melakukan kerja luar biasa dengan membangun dan mengasuh anak-anak dalam Panti Asuhan generasi Pengubah ini.

"Kegiatan anjangasana ini untuk berbagi kasih atas nama letting 23 Baraduta Nusantara kita khususkan di Kupang. Kita berbagi kasih untuk anak yang kurang mampu, karena kita berkarya tidak untuk polisi saja tetapi juga untuk masyarakat. Kita berbuat untuk mereka," ungkapnya. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help