Berita Provinsi NTT

Ini Pernyataan Sikap dari Fosak Kepada Kajati NTT

Fosak mengelar aksi demonstrasu di Kantor Kajaksaan Tinggi (Kajati) NTT menuntut penuntasan Kasus Pasar Waimangura, Selasa(31/7/18).

Ini Pernyataan Sikap dari Fosak Kepada Kajati NTT
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Perwakilan Forsak berdialog di ruang kerja Asisten Bidang Intelijen Kajati NTT, Selasa (31/7/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Forum Pemuda Sumba Anti Korupsi (Fosak) mengelar aksi demonstrasu di Kantor Kajaksaan Tinggi (Kajati) NTT menuntut penuntasan Kasus Pasar Waimangura, Selasa(31/7/18).

Dalam aksinya mereka menyampaikan sejumlah tuntutan. Satu tuntutan diantaranya adalah meminta Kajati NTT segera perintahkan Jaksa penuntut Umum Kejari (JPU) Waikabubak untuk membuat surat perintah pendalaman pengakuan saksi-saksi soal keterlibatan Bupati SBD Markus Dairo Talu.

Baca: Kasus Tenggelamnya Kapal Berkah Ilahi, Dishub NTT Akui Ada Kelalaian

" Kami meminta kepada kejari untuk memerintahkan jaksa penunut umum menerbitkan surat perintah untuk pendalaman kasus ini kepada penyelidik," kata Koordinator Lorensius M. Dadi.

Lorensius juga meminta agar kepala kejaksaan Tinggi NTT mengusut secara tuntas dan jelas terkait kasus korupsi di pasar Waimangura.

" Kami minta kepada kepalakejaksaan Tinggi NTT untuk bekerja secara profesional menyusut setuntas-tuntasnya menangkap aktor intelaktual dari kasus korupsi pasar Waimangura," kata Lorensius.

Dalam pertemuan formal itu, Lorensius meminta kejari memeriksa rekening koran Bank BNI milik Bupati SBD MDT serta istrinya.

" Jaksa harus periksa dan Minta rekening Koran Bank BNI milik Bupati Markus Dairo Talu dan istrinya dan juga Kami meminta juga agar Kajari Waikabubak tidak hanya mengikuti SPDP dari pihak kepolisian tapi segera menetapkan tersangka baru yang mendalangi kasus ini," ujarnya.

Laurensius juga menambahkan, jika tuntutan mereka tidak diindahkan maka pihaknya minta KPK untuk turun tangan menyelesaikan dugaan kasus korupsi tersebut

" Jika kasus tuntutan kami tidak diindahkan maka kami akan menempuh jalur hukum lain dengan meminta KPK untuk turun tangan melakukan supervisi penangan Kasus Pasar Waimangura untuk mengungkap aktor intelektuanya," tandasnya.

Setelah beberapa jam melakukan orasi di depan kantor Kejaksaan Tinggi, masa aksi akhirnya dapat bertemu dengan Asisten Bidang Intelijen Kejati NTT Bambang Setyadi, SH.MH.MM dengan pengawalan ketat dari aparat polisi. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help