Berita Kabupaten Ngada

Ini Ajakan Kasat Lantas Polres Ngada kepada Pengendara Sepeda Motor

Kasat Lantas Polres Ngada, Sudirman, S.Sos, mengimbau warga masyarakat Ngada dan Nagekeo agar jangan takut polisi.

Ini Ajakan Kasat Lantas Polres Ngada kepada Pengendara Sepeda Motor
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Kasat Lantas Polres Ngada, Sudirman, S.Sos

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Kasat Lantas Polres Ngada, Sudirman, S.Sos, mengimbau warga masyarakat Ngada dan Nagekeo agar jangan takut polisi.

Ia mengatakan, banyak terjadi kecelakaan lalu lintas juga karena masyarakat takut melihat polisi yang sedang patroli atau sedang mengatur lalu lintas.

Baca: Jadwal Pelayaran Kapal Pelni Hari Minggu Ini

"Kadang banyak yang celaka karena takut polisi. Ini banyak terjadi. Padahal polisi tidak sedang melakukan razia. Polisi mungkin sedang mengatur lalu lintas saja. Karena takut lihat polisi mereka akhirnya terburu-buru dan akibatnya celaka. Ini yang kita sampaikan kepada masyarakat," papar Sudirman, kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (21/7/2018).

Sudirman mengatakan, pihaknya sangat gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat lewat program Dikmas (pendidikan masyarakat) lewat program ini pihaknya bisa menyampaikan materi sosialisasi.

Ia mengaku, masyarakat harus diberi pemahaman. Tugas polisi adalah mensosialisasikan itu. Misalkan kalau jalan hendaknya menggunakan helm standar yang sudah ditentukan. Cek kendaraan baik-baik. Surat-surat kendaraan apakah lengkap atau tidak. Ini yang mau diajarkan kepada masyarakat.

"Dalam giat Dikmas materi yang disampaikan adalah pengenalan rambu-rambu lalu lintas, diantaranya, rambu peringatan, rambu petunjuk, rambu laarangan," papar Sudirman.

Gencar Sosialisasi ke sekolah-sekolah

Sudirman mengaku, pihaknya sampai saat ini sangat giat melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Selain masyarakat juga yang menjadi sasaran adalah siswa-siswi juga diberikan sosialisasi tentang etika dan cara mengendarai yang baik dan benar. Sehingga mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Dalam kegiatan Dikmas, siswa-siswi diberikan materi tentang etika dan tata cara berlalu lintas.

Menurut Sudirman, ada empat penyebab terjadinya kecelakaan lalulintas. Pertama faktor manusia, faktor kendaraan, gaktor jalan /lingkungan, faktor cuaca.

"Saat Dikmas itu dilakukan sosialisasi pengenalan rambu-rambu lalu lintas. Seperti rambu peringatan, rambu petunjuk dan rambu larangan," ungkap Sudirman. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved