VIDEO: Larangan Pria Ini Membuat Istri dan 4 Putrinya Menghabisinya Dengan Cara Sadis

Larangan pria ini menyebabkan istri dan 4 putrinya menghabisinya dengan cara yang sadis begini.

POS-KUPANG.COM - Larangan pria ini menyebabkan istri dan 4 putrinya menghabisinya dengan cara yang sadis begini.

Seorang istri bersekongkol dengan 4 anak putrinya untuk menghabisi nyawa sang suami.

Tribun-Video.com melansir Daily Mail pada Kamis (28/6/2018), korban yang bernama Meharbaan Ali merupakan seorang polisi.

Mayatnya dibuang ke kanal limbah di Uttar Pradesh, India Utara yang hanya berjarak 250 meter dari rumah mereka.

Baca: 6 Zodiak Ini Ga Takut Sama Yang Namanya Kegagalan, Siapa Saja Mereka?

Baca: Masakannya Dihina, Anak Mantu Ini Membunuh 5 Keluarganya Dengan Cara Sadis

Mayat tersebut ditemukan pada Minggu (24/6/2018).

Istri dan 4 anak perempuan itu tega menghabisi Ali demi uang pensiun 88.000 Poundsterling atau sekitar Rp 1,6 miliar.

Selain itu juga karena Ali telah melarang mereka memakai celana jin.

Kasus pembunuhan itu terungkap lewat rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Zahida Begum (52) dan putrinya, Saba (26), Zeenat (22), Iram (19), dan Alia (18), yang ditangkap di rumah mereka di Shahjapur, pun akhirnya mengaku.

Mereka mengaku telah menyewa dua pembunuh bayaran untuk membunuh korban.

Kepala polisi Baza Sadar, Daya Chand Sharma mengatakan, pembunuh bayaran itu adalah Tahseen dan Ehsaan.

Baca: Dari Kera Putih dan Makanan Genap, 7 Misteri dan Mitos Gunung Agung di Bali

Baca: Model Marisa Papen Bikin Foto Telanjang di Tembok Ratapan Yerusalem, Begini Reaksi Dunia

Baca: Wanita Ini Acungkan Parang Lalu Paksa Mantan Kekasihnya Melakukan Hubungan Intim

Mereka terlihat memasuki rumah tersebut untuk membunuh korban.

Keduanya lalu kembali pada malam hari untuk membuang jasad korban.

Dengan bantuan keluarga, kedua pembunuh bayaran itu mengambil motor korban dan membuang jasad.

Simak videonya di bawah. (*)

Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved