H-1 Pilkada NTT, Panwaslu Kota Kupang Masih Tertibkan Alat Peraga Kampanye

Masih terdapat alat peraga kampanye yang terpasang di beberapa lokasi keramaian di Kota Kupang

H-1 Pilkada NTT, Panwaslu Kota Kupang Masih Tertibkan Alat Peraga Kampanye
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Anggota Panwaslu Kota Kupang Julianus Nomleni saat operasi penertiban alat peraga kampanye di Jalan Sudirman, Kuanino, Kota Kupang, Selasa (26/6/2018).

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Sehari menjelang pelaksanaan pesta demokrasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terdapat alat peraga kampanye yang terpasang di beberapa lokasi keramaian di Kota Kupang.

Alat peraga berupa spanduk dan baliho pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ini, akhirnya harus ditertibkan oleh tim Panwaslu Kota Kupang bersama personil Polisi Pamong Praja.

Pantauan Pos Kupang pada Selasa (26/6/2018) siang, tim dari Panwaslu Kota Kupang bersama anggota Polisi Pamong Praja tampak menertibkan spanduk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT di gedung bekas ruko dan warung Bakso 99 di ruas jalan Sudirman, Kuanino Kota Kupang.

Di tembok lantai 2 warung bakso 99 itu, dua petugas Polisi Pamong Praja Kota Kupang membongkar sebuah balliho berukuran 3m x 6m yang bergambar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT.

Bekas baloho tersebut kemudian dibawa dan diletakkan di atas mobil patroli Pol PP yang diparkir tidak jauh dari lokasi warung itu.

Personel Pol PP juga menertibkan lima buah spanduk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang dipasang di lantai 2 gedung bekas ruko yang berada persis di seberang warung bakso itu. Awalnya beberapa anggota Pol PP tampak kesulitan karena sulitnya akses ke tempat itu. Namuk akhirnya, lima spanduk tersebut dapat ditetibkan dan di buang di tempat sampah di lokasi itu.

Julianus Nomleni, anggota Panwaslu Kota Kupang yang memantau langsung operasi penertiban ini mengatakan, pihaknya harus turun untuk menertibkan alat peraga karena sudah memasuki masa tenang.

Pihak Panwaslu, lanjut Julianus sudah menghimbau kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur serta tim sukses mereka sejak tanggal 23 Juni 2018 yang lalu agar menghargai tahapan pilkada yang memasuki masa tenang. Sehingga diharapkan tim sukses sudah menertibkan semua alat peraga kampanye sebelum masa tenang berlangsung.

"Kita sudah himbau sejak tanggal 23 Juni yang lalu kepada pasangan cagub/cawagub dan timses mereka untuk menertibkan semua alat kampanye," ungkapnya.

Terkait sanksi terhadap pelanggaran ini, Julianus mengatakan tidak ada sanksi dari Panwaslu Kota Kupang.

"Kita sudah sampaikan, tetapi mungkin ini (alat peraga kampanye) terlewat oleh tim mereka sehingga belum sempat dibuka," papatnya.

Julianus menjelaskan, untuk melaksankan penertiban alat peraga kampanye saat masa tenang, Panwaslu Kota Kupang membentuk tiga tim yang masing-masingnya bertugas untuk melakukan patroli penertiban untuk dua kecamatan. Patroli ini dilakukan bersama personil Pol PP Kota Kupang.

Rencananya, patroli penertiban alat peraga kampanye oleh Panwaslu dan Pol PP Kota Kupang berlangsung hingga sore hari. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help