Tak Kebagian Kuota ke Puncak Monas, Wisatawan Serbu Area Museum

Wisata memasuki puncak Monumen Nasional ( Monas) untuk melihat Jakarta dari ketinggian, laris dikunjungi oleh wisatawan dalam dan luar negeri

Tak Kebagian Kuota ke Puncak Monas, Wisatawan Serbu Area Museum
KOMPAS.COM
Pengunjung area Monumen Nasional memilih untuk beristirahat di area Museum Monas lantaran kehabisan kuota untuk naik ke puncak Monas pada Sabtu (16/6/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Wisata memasuki puncak Monumen Nasional ( Monas) untuk melihat Jakarta dari ketinggian, laris dikunjungi oleh wisatawan dalam dan luar negeri, pada libur H+1 Idul Fitri, Sabtu (16/6/2018).

Padatnya pengunjung yang ingin naik ke puncak Monas membuat pengunjung lainnya tak kebagian. Mereka akhirnya memilih berwisata di Museum Monas yang terletak di bawah area tugu, dengan berkeliling atau membuka lapak beristirahat.

Baca: Terdakwa Pencuri Ikan Asal Vietnam Kabur di Natuna

"Sudah datang jam 10-an, tapi katanya buat naik ke atas (puncak Monas) sudah habis. Cuma sampai museum saja. Ya s udah istirahat sekalian," kata Sari, salah satu pengunjung, Sabtu.

Ia bersama tiga orang anggota keluarganya duduk di emperan di tengah area museum, sambil membuka bekal mereka. Hal tersebut juga dilakukan oleh sejumlah keluarga lainnya yang mengunjungi Monas.

Seperti Dadan bersama keluarganya, yang sedang membuka bungkusan bekal. Ia juga tak kebagian masuk ke puncak Monas dan memilih beristirahat di area Museum.

"Ya enggak apa-apa. Banyak juga yang ngemper. Sambil makan siang kan, di luar juga masih panas," kata dia.

Meski tak dapat naik ke atas tugu, dia membawa dua orang anaknya yang masih duduk di bangku SD untuk melihat-lihat sejarah Indonesia yang ada di museum.

Mulai dari sejarah kemerdekaan, kegiatan orasi mahasiswa tahun 70-an, pemilihan umum pertama kali digelar, dan beberapa kisah sejarah lainnya yang digambarkan dalam bentuk diorama.

"Sekalian tadi lihat-lihat miniatur (diorama) buat belajar mereka (anak-anak)," kata Dadan.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, sejumlah keluarga dan kelompok duduk berpencar di sejumlah titik area museum. Ada yang beristirahat sembari tidur-tiduran dan juga membuka perbekalan. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved