Ini Permintaan Ketua DPRD NTT Terhadap Proses PPDB

Saya minta sekolah yang selenggarakan PPDB tahun 2018 agar tidak menerima titipan atau intervensi dari pihak manapun.

Ini Permintaan Ketua DPRD NTT Terhadap Proses PPDB
ISTIMEWA
Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Saya minta sekolah yang selenggarakan PPDB tahun 2018 agar tidak menerima titipan atau intervensi dari pihak manapun. Kondisi inilah yang selalu menyebabkan masalah muncul di sekolah.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD NTT, H.Anwar Pua Geno, S.H kepada POS- KUPANG.COM, Kamis (14/6/2018).

Baca: Alasan Pasal Ambang Batas Pencalonan Presiden Kembali Digugat ke MK

Menurut Anwar, pemerintah NTT sudah mengeluarkan Pergub Nomor 162/Kep/HK/2018 tentang PPDB 2018 serta Juknis, karena itu diharapkan tidak ada lagi persoalan ketika pelaksanaan PPDB merujuk pada aturan itu.

"Secara tegas saya minta sekolah jangan mau diintervensi, apalagi mau menerima titipan dari pihak mana saja. Karena, kalau sudah ada titipan, maka konsekwensinya pasti siswa menumpuk," kata Anwar.

Dijelaskan, apabila sekolah yang diitervensi itu mengikuti intervensi dan menerima titipan-titipan, maka pasti ada konsekwensi seperti penumpukan calon siswa, pembukaan atau penambahan ruang kelas.

"Jadi saya minta jangan ada titipan dan intervensi , sebab titipan dan intervensi itulah yang membuat sehinggga kepala sekolah buka tambah ruang," katanya.

Dia juga meminta perhatian dari pemerintah terkait Proses PPDB yang mulai berlangsung pekan depan.

"Saya minta diperhatikan oleh pemeritah.
Walau ini pilihan, tapi seleksi harus benar dan tidak boleh teleransi. Semua harus konsisten, jika semua konsisten saya kira ini baik baik pendidikan di NTT," katanya. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved