Via Vallen Mengalami Tindak Kekerasan Verbal, Bisa Diproses Hukum? Yuk Simak Penjelasannya

Kata-kata yang dikirimkan pesepakbola ke WA Via Valen apakah termasuk tindak kekerasan verbal, bisa diproses hukum? yuk simak penjelasannya.

Via Vallen Mengalami Tindak Kekerasan Verbal, Bisa Diproses Hukum? Yuk Simak Penjelasannya
Instagram 

POS-KUPANG.COM - Kata-kata yang dikirimkan pesepakbola ke WA Via Valen apakah termasuk tindak kekerasan verbal, bisa diproses hukum? yuk simak penjelasannya.

Kekerasan merupakan tindakan agresi dan pelanggaran (penyiksaan, pemukulan, pemerkosaan, dan lain-lain) yang menyebabkan atau dimaksudkan untuk menyebabkan penderitaan atau menyakiti orang lain, dan hingga batas tertentu tindakan menyakiti binatang dapat dianggap sebagai kekerasan, tergantung pada situasi dan nilai

kekerasan tidak cukup dengan memahami definisinya saja. Adalah hal yang penting untuk juga memahami apa saja yang dikategorikan sebagai tindak kekerasan.

Via Vallen, Marco Simic. (Grid.id/ Kolase)
Via Vallen, Marco Simic. (Grid.id/ Kolase) (Grid.id/ Kolase)

Tim yayasan SEJIWA dalam bukunya tentang Bullying (2008) membagi bentuk kekerasan ke dalam dua jenis, yaitu:

1. Kekerasan fisik:

yaitu jenis kekerasan yang kasat mata. Artinya, siapapun bisa melihatnya karena terjadi sentuhan fisik antara pelaku dengan korbannya.

Contohnya adalah: menampar, menimpuk, menginjak kaki, menjegal, meludahi, memalak, melempar dengan barang, dll.

2. Kekerasan non fisik:

yaitu jenis kekerasan yang tidak kasat mata.

Artinya, tidak bisa langsung diketahui perilakunya apabila tidak jeli memperhatikan, karena tidak terjadi sentuhan fisik antara pelaku dengan korbannya.

Halaman
1234
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved