Dua Kurir 134 Kg Sabu Jaringan Internasional Dituntut Hukuman Mati

Tuntutan itu disampaikan pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (24/5/2018).

Dua Kurir 134 Kg Sabu Jaringan Internasional Dituntut Hukuman Mati
ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Paket sabu-sabu

POS-KUPANG.COM, MEDAN - Dua terdakwa jaringan internasional yakni Abdul Kawi alias Ade, dan Syarifudin alias Din dituntut hukuman mati karena membawa sabu seberat 134,3 kilogram dari Aceh ke Medan. Tuntutan itu disampaikan pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (24/5/2018).

Jaksa Penuntut Umum, Marthias Iskandar dalam nota tuntutannya menyebutkan terdakwa Abdul Kawi dengan dibantu terdakwa Andi Syahputra (berkas terpisah) membawa sabu seberat ratusan kilogram itu ke Medan untuk diserahkan kepada terdakwa Syarifudin.

Baca: Perempuan 54 Tahun Asal Australia Dijatuhi Hukuman Mati di Malaysia Karena Terlibat Perdagangan Obat

“Ketiga terdakwa beserta Pon (DPO)melakukan percobaan atau permufakatan jahat yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima narkotika golongan I bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram,” kata Marthias di hadapan majelis hakim diketuai oleh Morgan Simanjuntak.

Terkait kasus tersebut, JPU menilai terdakwa Abdul Kawi dan Syarifudin telah melanggar Pasal 114 ayat 2 Jo. Pasal 132 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Baca: Sebut Kasus Perzinahan Kades Nifulina Berjalan di Tempat, Ini Tanggapan Kapolsek Amanuban Timur

Menurut JPU, sebelum barang haram tersebut disita Tim NIC Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri pada Agustus 2017 terlebih dahulu mendapat informasi tentang rencana peredaran ratusan kilogram sabu tersebut. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan.

“Pada 31 Agustus 2017 sekitar pukul 03.00 WIB, polisi melakukan penangkapan terhadap Syarifudin di dalam kamar nomor 8, Hotel The Green Alam Indah, Jalan Jamin Ginting Beringin, Medan Selayang.

Baca: Hasil Penyelidikan Lengkap, Berkas Oknum Anggota DPRD Kupang Ini Diserahkan ke Kejati NTT

Sementara itu, Abdul Kawi ditangkap pada Minggu 3 September 2017, dari lobby Apartemen Travellers Suites Medan, Jalan Listrik Nomor 15, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah. Kepada petugas Abdul Kawi mengakui dia merupakan bagian dari sindikat Syarifuddin.

Dua terdakwa kasus kepemilikan 134,3 kilogram sabu, Syarifuddin dan Abdul Kawi (keduanya pakai lobe) seusai menjalani persidangan di Ruang Cakra IX PN Medan, Selasa (27/2/2018).
Dua terdakwa kasus kepemilikan 134,3 kilogram sabu, Syarifuddin dan Abdul Kawi (keduanya pakai lobe) seusai menjalani persidangan di Ruang Cakra IX PN Medan, Selasa (27/2/2018). (TRIBUN MEDAN/Mustaqim)

Petugas sebelumnya lebih dulu mengintrogasi Syarifudin dan kemudian melakukan pengembangan ke showroom mobil UD Keluarga milik Abdul Kawi di Jalan Platina VII B No 17 Titipapan, Medan.

Baca: 5 Teori Konspirasi Kematian Lady Diana. Ternyata Kematian Ibunda Pangeran Harry Sudah Diramalkan?

Tiba dilokasi, polisi pun melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 134,3 kilogram dari dalam mobil Nissan X-trail BK 1988 JF, Honda HRV BK 1245 BD dan Honda CRV BK 1717 EB.

Selanjutnya Untuk mendengar pledoi (nota pembelaan) kedua terdakwa, sidang tersebut rencananya akan kembali digelar pada Kamis mendatang

(Cr11/Tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Jadi Kurir 134 Kilogram Sabu, Abdul Kawi dan Syarifudin Dituntut Hukuman Mati, http://medan.tribunnews.com/2018/05/24/jadi-kurir-134-kilogram-sabu-abdul-kawi-dan-syarifudin-dituntut-hukuman-mati.
Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Silfa Humairah

Editor: Agustinus Sape
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help