Gereja Paroki Santa Maria Assumpta Kupang Antisipasi Ancaman Teroris, Ini yang Dilakukan

Romo Tjung juga mengaku, sudah menempatkan kamera pengawas di beberapa tempat di ruangan gereja tersebut

Gereja Paroki Santa Maria Assumpta Kupang Antisipasi Ancaman Teroris, Ini yang Dilakukan
POS-KUPANG.COM/LEXY MANAFE
Romo Firmus Tjung Lake

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Lexy Manafe

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pastor Paroki Santa Maria Assumpata Kupang, Romo Firmus Tjung Lake, mengatakan, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pihak gereja berencana menambah jumlah satuan pengaman gereja.

Menurutnya, hal ini bisa mengurangi rasa was-was dan membawa kenyamanan umat ketika beribadah.

Tak hanya itu, Romo Tjung juga mengaku, sudah menempatkan kamera pengawas di beberapa tempat di ruangan gereja tersebut.

"Kami sudah ada kamera CCTV di ruang adorasi dan juga di tabernakel. Ini supaya kami bisa mengawasi orang-orang asing yang datang ke sini" ungkapnya kepada POS-KUPANG.COM, Senin (14/5/2018).

Ia mengakui, pengamanan terhadap akses masuk ke gerja itu memang belum begitu begitu baik.

Gereja Paroki Santa Maria Assumpta Kupang.
Gereja Paroki Santa Maria Assumpta Kupang. (POS-KUPANG.COM/LEXY MANAFE)

"Memang akses masuk belum begitu baik. Namun rencananya kami akan membuat gerbang masuk ke gerja ini, sehingga orang-orang yang ingin masuk ke tempat ini bisa diawasi," tambahnya.

Kepada POS-KUPANG.COM, ia menginformasikan bahwa kegiatan di gereja yang berlokasi di jalan Perintis Kemerdekaan, Kayu Putih, Oebobo, Kota Kupang, NTT ini tidak terganggu dengan aksi teror bom di Surabaya itu.

"Kegiatan gereja masih berjalan lancar. Apa yang terjadi memang menjadi perhatian bagi gereja tapi sama sekali tidak mempengaruhi aktivitas kami," tambahnya.

Dirinya mengimbau kepada umat agar tetap waspada dan mendoakan keamanan gereja serta keluarga korban bom Surabaya agar selalu mendapat kekauatan.  (*)

Penulis: Lexy Manafe
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help