Ingin Aman Menjadi TKI di Luar Negeri? Mahasiswa Undana Ini Menjelaskan Alur Prosedurnya

KMK St. Stanislaus FH Undana-Kupang, Jumat (11/5/2018), menggelar sosialisasi alur prosedur menjadi tenaga kerja di luar negeri

Ingin Aman Menjadi TKI di Luar Negeri? Mahasiswa Undana Ini Menjelaskan Alur Prosedurnya
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Suasa sosialisasi yang dilakukan KMK St. Stanislaus tentang tata cara menjadi pekerja di luar negeri di Aula Kantor Desa Oesena, Jumat (11/5/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | KEFA - Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) St. Stanislaus Fakultas Hukum (FH) Undana-Kupang, Jumat (11/5/2018), menggelar sosialisasi alur prosedur menjadi tenaga kerja di luar negeri kepada masyarakat Desa Oesena, Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten TTU.

Baca: Luar Biasa! Hari Pertama Popda, Atlet Kempo Manggarai Barat Langsung Dapat Dua Perak

Sosialisasi tersebut merupakan salah satu kegiatan dari rangkaian kegiatan Kema Kerja Bakti Mahasiswa (KKBM) untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang tata cara bekerja di luar negeri dan bahaya bekerja di luar negeri secara non prosedural.

Baca: Warga Tiga Dusun Desa Nitneo Temui Walikota Kupang, Apa yang Mereka Sampaikan?

Dalam sosialisasi di aula kantor desa tersebut, KMK St. Stanislaus menggandeng Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang yang diwakili Siwa, SE sebagai pemateri utama.

Kegiatan sosialisasi dimaksudkan agar masyarakat memiliki pemahaman tentang tata cara atau prosedur menjadi tenaga kerja yang bekerja di luar negeri.

Pasalnya, selama ini masyarakat masih sering berpikir jika menjadi TKI yang prosedural mahal dan urusannya ribet. Hal inilah yang sering mendorong masyarakat sehingga nekat bekerja ke luar negeri secara non prosedural.

Padahal untuk menjadi TKI prosedurnya sangat mudah dan jauh lebih aman karena mendapat perlindungan dari Pemerintah Indonesia.

"Kita tahu banyak saudara-saudari kita yang menjadi korban perdagangan manusia untuk dipekerjakan di luar negeri secara non prosedural. Mirisnya, tak sedikit dari mereka yang harus pulang sudah dalam keadaan tak bernyawa akibat dianiaya oleh majikannya. Oleh sebab itu, hari ini kita memberikan informasi kepada masyarakat Desa Oesena tentang tata cara menjadi tenaga kerja di luar negeri. Dengan memberikan pemahaman tentang tata cara dan keuntungan menjadi tenaga kerja prosedural, kita berharap masyarakat Desa Oesena tidak menjadi korban dari perdagangan manusia untuk dipekerjakan di luar negeri secara non prosedural," kata Ketua KMK St. Stanislaus, Ardi Leo Du.

Sementara Siwa SE, dari BP3TKI Kupang memberi apresiasi kepada KMK St. Stanislaus Hukum Undana yang sudah menyelenggarakan sosialisasi tata cara menjadi tenaga kerja di luar negeri.

Siwa mengatakan, untuk menjadi tenaga kerja di luar negeri ada beberapa prosedur yang harus dilewati oleh para tenaga kerja. Prosedur tersebut dimaksudkan untuk menjamin keselamatan dan hak-hak tenaga kerja selama bekerja di luar dipenuhi. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help