Diduga Berhubungan dengan Teror Mako Brimob Jakarta, 11 Situs Instansi Pemprov NTT Dihack

Sebanyak 11 situs resmi instansi pemerintah di lingkup Pemerintah Provinsi NTT dihack oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Diduga Berhubungan dengan Teror Mako Brimob Jakarta, 11 Situs Instansi Pemprov NTT Dihack
POS-KUPANG.COM/Ryan Nong
Foto tampilan salah satu situs instansi yang dihack, Jumad (11/5/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sebanyak 11 situs resmi instansi pemerintah di lingkup Pemerintah Provinsi NTT dihack oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Kejadian ini terungkap hari Jumat (11/5/2018) pagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun POS- KUPANG.COM dari sumber di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT, Jumat (11/5/2018), sebayak 11 situs resmi instansi pemerintah mengalami gangguan.

Baca: Sopir Pikap Aniaya Majikannya Hingga Bibirnya Luka. Diduga Ini Pemicunya

Ke-11 website yang mengalami gangguan tersebut, antara lain website resmi Provinsi NTT, Biro Humas Provinsi NTT, Biro Kesra, Rumah Sakit Umum Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Keuangan, PUPR, Dinas Perindustrian, Dinas Pertambangan dan DLHD. Hanya tiga situs yang belum sempat terkena serangan hacker, yaitu Dinas Kominfo, LPSE dan Bappeda NTT.

Baca: Minta Kembali ke Kota Kupang, Jefri Minta Warga Tiga Dusun di Desa Nitneo Bicara dari Hati ke Hati

Meskipun tidak secara langsung terkoneksi, namun gangguan ini ditengarai berhubungan dengan kejadian teror di Tahanan Mako Brimob Jakarta pada tiga hari terakhir.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT, Drs. Karoberd Marsianus, M.Pd kepada POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Jumat (11/5/2018), menjelaskan, serangan hacker pada situs resmi pemerintah yang terjadi kali ini membuat pihaknya kaget.

Baca: Ternyata Es Kepal Milo Juga Viral di Kupang, Mau Coba?

Pasalnya, serangan ini tergolong langka karena hacker dengan berani dan jelas menyebut identitas mereka.

Hacker yang menulis identitasnya sebagai "falag kill3r &&helmi" ini tidak hanya menyerang index situs pemerintah tetapi juga menyerang konten situs.

Serangan hacker ini, lanjut Robert, mengakibatkan situs bersangkutan tidak bisa dibuka, tetapi tampilan home semua situs berganti dengan gambar-gambar sadis yang bernuansa kekerasan dan kekejian yang mereka buat.

Pria yang merupakan pembina forum e-government NTT ini, mengatakan, serangan yang dilakukan ditujukan untuk semua situs dengan domain go.id atau situs milik pemerintah. Situs komersil yang berdomain ".com" tidak diserang.

Untungnya, lanjut Robert, serangan hacker kali ini tidak mencuri dan merusak data, karena faktanya saat dideteksi dan diperiksa, ada data yang diubah dalam konten dan situs. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help