Permintaan Kades Arus terkait Kasus Bunuh Bayi di Desanya

RR (23), pelaku bunuh bayi dengan cara dicekik dan diikat pakai celana dalam di leher bayinya lalu dikuburkan di belakang kamar wC

Permintaan Kades Arus terkait Kasus Bunuh Bayi di Desanya
pos kupang.com, aris ninu
Bayi Malang yang diletakan di depan Kapela Helung,Desa Arus-Matim 

Laporan Reporter POS-KUPANG-COM,Aris Ninu

POS-KUPANG-COM|BORONG-Kades Arus,Thadeus Ngasa mengaku kejadian bunuh bayi di desanya sungguh memalukan dan mengejutkan warga.

Kades Thadeus kepada Pos Kupang Com yang dihubungi per-telepon dari Ruteng,Selasa (1/5/2018) sore menegaskan, pihak desa dan warga mendukung proses hukum dan meminta Polres Manggarai mengusut tuntas kasus buang bayi di Desa Arus, Kecamatan Poco Ranaka Timur,Kabupaten Manggarai Timur (Matim),Jumat (27/4/2018) siang.

"Kasusnya terungkap karena ada anjing bawa mayat bayi lalu ada warga melihat sehingga jadi heboh di Desa Arus. Saya lalu melapor ke Pospol Mano,"ujar Kades Thadeus.

Ia menegaskan,  RR (23), pelaku bunuh bayi dengan cara dicekik dan diikat pakai celana dalam di leher bayinya lalu dikuburkan di belakang kamar wC sebenarnya hanya datang ke rumah orangtuanya pada Maret 2018 lalu.

"Ketika datang sudah hamil besar lalu ada warga tahu dan melihat pelaku berbadan dua. Makanya begitu ada kejadian semua ibu hamil langsung kami jemput. Semuanya belum melahirkan kecuali pelaku. Pelaku tinggal di Kampung Copu, Kecamatan Ruteng," ujar Kades Thadeus.

Pada saat polisi tiba di Desa Arus, jelasnya, pelaku, orangtua dan satu dukun beranak langsung dibawa ke Polres Manggarai.

"Kami tidak tahu perkembangannya tapi malam itu pelaku, orangtuanya dan dukun beranak yang dibawa. Siapa yang diproses kami sendiri tidak tahu,"papar Kades Thadeus.

Ia mengungkapkan, pihak desa sudah menyerahkan kepada proses hukum sehingga warga di desa tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum atas kejadian tersebut.(*)

Baca: NTT Sabet 3 Medali Emas, 2 Perak dan 2 Perunggu

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved