Filus Rata Djami Peragakan 21 Adegan Saat Menghabisi Nyawa Antonius Luan

Pelaku pembunuhan di Kobalima, Kabupaten Malaka, Filus Rata Djami, melakonkan 21 adegan dalam rekonstruksi pembunuhan yang menewaskan Antonius Luan.

Filus Rata Djami Peragakan 21 Adegan Saat Menghabisi Nyawa Antonius Luan
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Rekonstruksi kasus pembunuhan di Kobalima, Kabupaten Malaka, Kamis (26/4/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Pelaku pembunuhan di Kobalima, Kabupaten Malaka, Filus Rata Djami, melakonkan 21 adegan dalam rekonstruksi pembunuhan yang menewaskan Antonius Luan.

Demi keamanan pelaku, rekonstruksi dilakukan di dekat Mako Polres Belu, Kamis (26/4/2018).

Baca: Uskup Ende Nilai Pembangunan Rusun Bagi CIY Luar Biasa, Ini Alasannya

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing, melalui Kasat Reskrim, Iptu Jemy O Noke, S.H mengatakan hal itu kepada wartawan, Kamis (26/4/2018).

Rekonstruksi kasus pembunuhan di Kobalima, Kabupaten Malaka, Kamis (26/4/2018).
Rekonstruksi kasus pembunuhan di Kobalima, Kabupaten Malaka, Kamis (26/4/2018). (POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS)

Menurut Jemy, kegiatan rekonstruksi merupakan salah satu teknik pemeriksaan yang diatur dalam KUHAP dengan memperagakan kembali cara tersangka melakukan tindak pidana.

Baca: Mau Jadi Mitra Pemasok Beras untuk Bulog Divre NTT? Ini Syaratnya

Tujuannya untuk mendapatkan kembali gambaran yang jelas tentang terjadinya tindak pidana tersebut dan menguji kebenaran keterangan tersangka.

Dalam rekonstruksi itu, pelaku memperagakan 21 adegan mulai dari awal bertemu dengan korban sampai dengan pelaku menghabiskan nyawa korban. Rekonstruksi berjalan aman dan lancar.

Jemy mengatakan, penyidik Polres Belu sudah melengkapi berkas perkara kasus tersebut. Pekan depan berkas perkara akan dilimpahkan ke jaksa untuk diteliti.

Diberitakan sebelumnya, Antonius Luan (25), warga Molosoan, Desa Rainawe, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, tewas dibunuh Vilus Rata Djami, Selasa (17/4/2018) pukul 20.00 Wita. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help