Saat Polisi Polres Sumtim Membuka Karung-karung, Ternyata Isinya Sungguh Mengejutkan

Saat polisi dari Polres Sumba Timur membuka sejumlah karung, ternyata isinya sungguh mengejutkan.

Saat Polisi Polres Sumtim Membuka Karung-karung, Ternyata Isinya Sungguh Mengejutkan
ist
Petugas Polres Sumba Timur menyita miras lokal 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG,COM | WAINGAPU - Saat polisi dari Polres Sumba Timur membuka sejumlah karung, ternyata isinya sungguh mengejutkan. 

Ternyata karung itu berisi ratusan jirigen yang berisi minuman keras lokal jenis pineraci.

Penyitaan  ratusan liter Miras tersebut dalam operasi Miras saat melakukan razia kendaraan dengan Satlantas di Jalan Raya Watumbaka-Melolo, Kamis (19/4/18) siang.

Baca: Kementerian PUPR Pantau Langsung Pekerjaan Jalan dan Air Bersih di Desa Barada

Baca: Balon Gubernur dan Wagub Esthon Chris Janjikan Dana Rp 500 Juta Setiap Desa, Caranya?

Baca: Balon Gubernur NTT Esthon Ini Bela-Belain Menyanyi Bale Nagi di Witihama Adonara, Apa Tujuannya?  

Baca: Jaksa Periksa Bupati Sikka Ansar Rera dalam Kasus Tanggap Darurat untuk Terapi Kejut?

Kapolres Sumba Timur, AKBP Victor MT Silalahi, SH,MH menyampaikan itu melalui Kasubag Humas Polres Sumba Timur Iptu I Made Murja kepada Pos Kupang.Com, Jumat (20/4/2018).

I Made menjelaskan, dari hasil razia pemeriksaan kendaraan tersebut, petugas berhasil mengamankan Miras lokal jenis pineraci kurang lebih 300 liter pineraci yang dikemas dalam jerigen berbagai ukuran dan dimasukan dalam karung ukuran 50 kg.

I Made juga mengatakan, sesuai instruksi dari Mabes Polri yang memberikan imbauan kepada seluruh jajaran di daerah untuk melakukan razia minuman keras (miras) oplosan.

Baca: Seperti Apa Balon Gerindra Esthon Chris Kampanye di Kampung Ketua PDIP NTT?

Baca: Wah! Kemensos Hapus Nama 332 Warga Sumbar Peserta BPJS, Ada Apa?

Baca: Besok, 10 Ribu Porsi Bose, Sei dan Luat Hadir di CFD Kupang, Ayo Nikmati, Gratis Guys!

Kata dia, terkait dengan itu Polres Sumba Timur akan terus melaksanakan operasi miras untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif terutama menjelang pelaksanaan Pilkada Gubernur NTT pada bulan Juni 2018 mendatang. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help