Mengharukan, Misa Pelepasan Suster Dr Conhita oleh Uskup  Agung  Ende dan  Uskup Maumere Ini

Mengharukan, misa pelepasan Suster Dr Conhita oleh Uskup Agung Ende dan Uskup Maumere di Kewapante, Sikka.

Mengharukan, Misa Pelepasan Suster Dr Conhita oleh Uskup  Agung  Ende dan  Uskup Maumere Ini
net
dr. Conchita Cruz, SSpS

Laporan wartawan  Pos-Kupang.Com,  Eugenius  Mo’a

POS-KUPANG.COM,  MAUMERE - Mengharukan, misa pelepasan Suster Dr Conhita oleh Uskup  Agung  Ende dan  Uskup Maumere di Kewapante, Sikka.  

Suster  dr. Conchita Cruz, SSpS, salah satu tokoh  panutan  kesehatan di  Kabupaten  Sikka, Senin  (26/3/2018)  siang dimakamkan di  biara  SSpS Kewapante,    7  Km  arah  Timur  Kota Maumere, Pulau  Flores.

Baca: Musrenbangkab Sumbar 2018 Ini, Apa Saja yang Jadi Sasaran Pemerintah

Baca: OKP Cipayung Plus Kota Kupang Bilang UU MD3 Membunuh Demokrasi di Indonesia

Baca: Gubernur NTT Frans Lebu Raya ke Wewiku Malaka untuk Panen Raya Makanan Jagung

Biarawati dan  dokter  yang mengabdi   di  RS  St.Elisabeth   Lela, sejak  1972  itu,  Kamis  (22/3/2018) pukul 16.10  Wita  menghembuskan  nafas  terakhir   di  RSUP Sanglah  Denpasar, Bali.  Hari Jumat   (23/3/2018) siang jasadnya dibawah ke Maumere disemayamkan di Kewapante.

Ribuan  pelayat  datang  dari  berbagai sudut Kota  di  Maumere mengikuti perayaan misa dipimpin  Uskup  Agung   Ende, Mgr. Sensi Potokota,  Uskup   Maumere, Mgr. Gerulfus  Kherubim  Pareira,  SVD dan  puluhan   imam. 

Banyaknya pelayat, seluruh  tenda    yang disiapkan  di  halaman  biara penuh  sesak  manusia  mengikuti  ucapara  yang dihadir juga pelaksana  tugas  (Plt) Bupati  Sikka, Drs.Paolus Nong Susar.

Baca: Kepo Soal Jurnalisitik, Ratusan Murid TKK Kristen Cemara Kupang Lakukan Hal Ini ke Pos Kupang

Baca: Ingin Balas Dendam Karena Diselingkuhi Pacar? Ikuti Cara yang Dilakukan Pria Asal Inggris Ini!

Suster  Conchita, putri pertama dari   tiga bersaudara memutuskan menjadi biarawati setelah menjadi dokter di Manila. Dua dunia yang menuntut komitmen dan ketaatan melayani dengan tiada pamrih.

Suster telah merayakan Pesta Emas biara tanggal 2 Juli 2015. Artinya ia   telah menjalankan profesi dokter lebih dari 50 tahun juga.  (*)

IST

Suster  dr.Conchita  Cruz, SSpS. 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help