Miris, Warga Ende di NTT Tak Mampu Beli Beras Premium

Warga Kabupaten Ende, tak mampu membeli beras premium, sehingga bulog Ende tidak mendatangkan beras itu disana.

Miris, Warga Ende di NTT Tak Mampu Beli Beras Premium
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Aceng Nurdin 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM, ENDE - Stok beras premium tidak tersedia di gudang Bulog Ende karena pihak Bulog tidak mendatangkan beras jenis tersebut menyusul rendahnya daya beli masyarakat untuk membeli beras jenis premium.

Bulog Ende saat ini hanya menyediakan beras medium dengan harga Rp 8.100 per kilo gram.

Baca: VIDEO: Nelayan di Kampung Bugis Sumba Timur Blak-Blakan Ungkap Masalah Bantuan Perahu Motor

Baca: Mau Mendapatkan Wanita yang Tepat, Jangan Umbar Kata-kata, Langsung Action Bro, Gini Caranya

Baca: Hei Pria, Jangan Mengejar Wanita dengan Cara Murahan, Ganti Strategi, Ini Tipsnya

Baca: Perempuan Ini Kaget Saat Hendak BAB Bukan Veses yang Keluar Ternyata Sungguh Mencengangkan

Kepala Bulog Sub Divre Ende, Aceng Nurdin mengatakan hal itu ketika dikonfirmasi mengenai stok beras di Gudang Bulog Ende, Selasa (6/3/2018) di Ende.

Aceng mengatakan bahwa berdasarkan evaluasi yang dilakukan oleh Bulog Ende terkait dengan operasi pasar yang mana dalam operasi pasar tersebut penyerapan beras jenis premium sangatlah rendah sehingga dengan demikian untuk sementara Bulog Ende tidak mendatangkan beras jenis premium.

Baca: Perempuan Itu Benar-benar Aneh, Coba Baca Fakta Ini dan Anda Pasti Menyetujuinya

Baca: Perempuan 37 Tahun ini Berupaya Keluar dari Peti Matinya Setelah Dikubur Hidup-hidup

Baca: 10 Tips LDR Alias Pacaran Jarak Jauh Ini Bisa Bikin Hubunganmu Langgeng Sampai Pernikahan

Baca: Ayah Mertua Diserang Keluarga Pengantin Perempuan Di Panggung Karena Lakukan Tindakan Pelecehan

“Kita lihat dengan kondisi di lapangan kalau memang memungkinkan baru Bulog Ende mendatangkan beras jenis premium,”kata Aceng.

Menurut Aceng harga beras jenis premium yang ada saat ini di tingkat grosir sebesar Rp 11 ribu. Dengan harga tersebut tentu memberatkan masyarakat. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved