Selesaikan Sengketa Tanah, Camat Ile Ape Disandera di Tanjung

Camat Ile Ape, Kalu Saba Mustadir, disandera oleh sedikitnya 100 warga dari lima desa di Tanjung.

Selesaikan Sengketa Tanah, Camat Ile Ape Disandera di Tanjung
POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Masyarakat Desa Tanjung berkumpul di Namang, Tanjung, Sabtu (3/3/2018). 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Camat Ile Ape, Kalu Saba Mustadir, disandera oleh sedikitnya 100 warga dari lima desa di Tanjung. Camat itu disandera saat ia datang untuk mencoba menyelesaikan ketegangan antara warga lima desa itu dengan warga Desa Lewotolok, Sabtu (3/3/2018).

Informasi yang dihimpun Pos Kupang, ketegangan itu dipicu oleh masalah pemancangan pilar pada batas desa oleh warga Lewotolok.

Baca: Masyarakat Ileboleng Minta Pemkab Flotim Buka Pelayanan Imigrasi di Larantuka

Pemancangan itu dilakukan pada 17 Februari 2018 lalu oleh warga Lewotolok. Namun hal itu tidak diketahui tokoh adat dan tokoh masyarakat lima desa di Tanjung.

Pemancangan pilar itu sebenarnya telah disepakati kedua belah pihak saat melakukan pertemuan di Kuma Resor, tempat kediaman Bupati Lembata, Eliaser Yenjti Sunur, beberapa waktu lalu.

Namun pada tanggal yang telah disepakati itu, masayarakat Tanjung tidak hadir. Pasalnya cuaca tidak bersahabat. Padahal warga Lewotolok hadir sesuai kata sepakat.

Faktor inilah yang menjadi sebab ketegangan antara warga lima desa di Tanjung dengan warga Desa Lewotolok.

Atas ketegangan tersebut, Camat Ile Ape, Kalu Saba Mustadir, berniat datang untuk menenangkan masyarakat.

Namun kedatangan Camat itu dinilai memihak warga Lewotolok. Atas anggapan itulah Camat Mustadir disandera masyakat. Namun drama penyanderaan itu tak berlangsung karena berhasil diatasi oleh personel polisi dari Pos Polisi (pospol) Ile Ape bersama aparat kesbangool Lembata.

Saat itu Camat Mustadir dievakuasi dari kerumunan massa di Tanjung lalu dibawa ke Kantor Camat Ile Ape yang terletak di Desa Murona. Jarak antara Tanjung dan Murona cukup jauh, sekitar 10 km jauhnya. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help