JPU Kejati NTT Serahkan Memori Kasasi

JPU Kejati NTT yang menangani kasus korupsi dana pengadaan Lisensi Microsoft Society pada Bank NTT tahun 2015 telah menyerahkan memori kasasi ke MA

JPU Kejati NTT Serahkan Memori Kasasi
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Adrianus Ceme, salah satu terdakwa kasus PT Bank NTT bersalaman dengan para karyawan dan juga penasihat hukum usai divonis bebas di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (8/2/2018)

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Oby Lewanmeru

POS KUPANG.COM, KUPANG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati NTT yang menangani kasus dugaan korupsi dana pengadaan Lisensi Microsoft Society pada Bank NTT tahun 2015 telah menyerahkan memori kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Penyerahan ini dilakukan melalui Pengadilan Tipikor Kupang.

Informasi yang diperoleh Pos Kupang, Rabu (21/2/2018), setelah Pengadilan Tipikor Kupang memvonis bebas lima terdakwa, maka JPU langsung menyatakan kasasi. Setelah menyatakan kasasi, JPU menindaklanjuti dengan penyerahan memori kasasi.

Kelima terdakwa dalam kasus ini, yakni Adrianus Ceme, Salmon Terru, Ardianto Ranoh, Zuraida Zein dan Eryl Pasaribu.

JPU Kejati NTT yang telah menyerahkan memori kasasi, yakni Herry Franklin, S.H, M.H dan Andrew Keya, S.H.

Sebelumnya, Panitera Muda Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Kelas IA Kupang, Dance Sikky, S.H mengatakan, pihaknya sudah menerima pernyataan kasasi dari JPU dalam kasus PT Bank NTT, sejak Kamis (8/2/2018) atau setelah hakim menjatuhkan vonis. Setelah adanya pernyataan kasasi itu harus ditindaklanjuti dengan penyerahan memori kasasi.

Dia menjelaskan, sesuai hukum acara pidana, jika salah satu pihak tidak menerima putusan majelis hakim, maka masih ada ruang sebagai upaya hukum.

"Karena putusan bebas, maka upaya hukumnya kasasi. JPU sudah nyatakan, maka terdakwa juga harus nyatakan kasasi," katanya.

Sedangkan menyangkut kelima terdakwa, ia mengakui kelima terdakwa itu telah keluar dari Rutan, Kamis (8/2/2018) lalu atau setelah hakim menjatuhkan vonis bebas yang dalam amar putusan memerintahkan agar para terdakwa dikeluarkan dari rutan.

Untuk diketahui, JPU Kejati NTT menuntut terdakwa Salmon Terru, Ardianto Ranoh dan Adrianus Ceme dengan pidana 1,5 tahun penjara. Sedangkan terdakwa Zuraida Zein 2,5 tahun dan Eryl Pasaribu tiga tahun penjara. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help