Home »

Bisnis

» Mikro

Pilgu NTT

BKH Sambangi Pasar Inpres SoE, Para Pedagang Mengaku Terlilit Hutang Sampai Mati

Bahkan mereka melukiskan sampai mati pun mereka tetap terlilit hutang.

BKH Sambangi Pasar Inpres SoE, Para Pedagang Mengaku Terlilit Hutang Sampai Mati
POS KUPANG/PAUL BURIN
Bakal Calon Gubernur NTT, Benny K. Harman sedang menyapa para pedagang kecil di Pasar Inpres SoE, Sabtu (10/2/2018). 

POS-KUPANG.COM |SOE - Para pedagang yang selama ini berjualan di Pasar Inpres (Paris) SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT, mengaku selalu terlilit hutang dari para renteinir. Bahkan mereka melukiskan sampai mati pun mereka tetap terlilit hutang.

Para pedagang menyampaikan persoalannya ini kepada Balon Gubernur NTT, Benny K Harman yang menemui mereka di pasar terbesar di Kota SoE, Sabtu (10/2/2018) pagi.

Baca: BKH: Kembalikan Sumba ke Masa Jayanya

Benny yang didampingi pengurus DPD Partai Demokrat dan koalisi pengusung mendengar dengan saksama keluhan para pedagang itu.

Menurut pedagang, jika mereka meminjam uang Rp 1 juta kepada rentenir, setiap hari wajib mengembalikan Rp 40 ribu selama sebulan.

Baca: Masyarakat Sumba Berikrar Menangkan Paket HARMONI

Artinya, rata-rata pendapatan sehari Rp 50 ribu.

"Kami setor Rp 40 ribu. Sisanya cuma Rp 10 ribu untuk kami," kata Canor, seorang pedagang buah kepada Cagub Benny Harman dibenarkan pedagang lainnya.

Menjawab persoalan ini, Benny Harman mengatakan, jika Tuhan berkenan ia menjadi Gubernur NTT, maka persoalan ini bisa tuntas.

Baca: Benny Harman-Benny Litelnoni Jalani Ritual Wuat Wai di Ruteng

Khusus untuk pedagang, jika hanya meminjam Rp 1 juta, maka pemerintah akan bekerja sama dengan lembaga penjamin untuk mengucurkan pinjaman secara gratis.

Atau, kata anggota Komisi 3 DPRI yang membidangi hukum ini, sekarang pemerintah telah mengucurkan dana kredit usaha rakyar (KUR) tujuh persen per tahun dari sebelumnya 9 persen per tahun.

Baca: Paket Harmoni Deklarasi di Ruteng, Benny Terharu Lihat Dukungan Manggarai Raya

Dengan dana KUR bersuku bunga rendah ini, para pedagang akan sangat terbantu. (*)

Penulis: Paul Burin
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help