Pilgub NTT

Masyarakat Sumba Berikrar Menangkan Paket HARMONI

Pasangan yang populer dengan sebutan Paket HARMONI ini ditargetkan mendulang 60 persen suara di Pulau Sumba.

Masyarakat Sumba Berikrar Menangkan Paket HARMONI
POS KUPANG/GERARDUS MANYELLA
Deklarasi Paket HARMONI di Gedung Serbaguna Katedral Weetabula, Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Rabu (7/2/2018). 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Gerardus Manyela

POS-KUPANG.COM | TAMBOLAKA - Masyarakat Sumba berikrar memenangkan Benny K Harmam-Benny A Litelnoni di Pulau Sumba.

Pasangan yang populer dengan sebutan Paket HARMONI ini ditargetkan mendulang 60 persen.

Tekad yang kuat masyarakat ini disampaikan pada deklarasi paket HARMONI di Gedung Serbaguna Katedral Weetabula, Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Rabu (7/2/2018).

Ikrar itu tentunya diikuti dengan tanggung jawab meyakinkan sanak keluarga, sahabat kenalan serta masyarakat luas bahwa Harmoni punya kapasitas menjadi gubernur dan wakil gubernur NTT.

Tokoh masyarakat empat kabupaten, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Timur bersama pengurus partai pengusung Demokrat, PKPI dan PKS serta relawan siap bekerja maksimal masuk keluar kampung mewartakan keunggulan komperatif Paket HARMONI dalam pentas Pilgub NTT.

Paket HARMONI figur yang santun, punya kapasitas intelektual yang mumpuni dan pengalaman politik dan pemerintahan yang handal.

Ini menjadi modal membawa NTT keluar dari belenggu kemiskinan.

Ikrar itu dibacakan John Lado dan diserahkan kepada Paket HARMONI sebagai konsensus kerja keras, masuk keluar kampung omong soal HARMONI, yakin HARMONI mampu mengantar NTT sejahtera.

Paket yang mengusung tema kebhinekaan yang harmoni, disambut antusias riwu rata (ribuan) warga yang memiliki keyakinan HARMONI mampu membawa perubahan, harapan akan kesejahteraan.

Beberapa pengurus partai pengusung Harmoni yang ditemui usai deklarasi, mengatakan upacara adat dengan simbol darah kerbau sebagai komitmen masyarakat dan leluhur memenangkan Paket HARMONI minimal 60 persen.(*)

Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help