Sumba Timur Butuh Bendungan untuk Aliri Satu Juta Hektar Lahan Sawah

Sumba Timur memiliki lahan pertanian yang sangat luas jika dibandingkan dengan Kabupaten Kupang dan Kabupaten Belu.

Sumba Timur Butuh Bendungan untuk Aliri Satu Juta Hektar Lahan Sawah
pos kupang/edy bau
Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora dan Ketua DPRD Sumba Timur, Palulu P Ndima berdiskusi di ruang rapat Redaksi SKh Pos Kupang, Senin (5/2/2018). Diskusi dihadiri Pemimpin Redaksi SKh Pos Kupang, Dion DB Putra dan Pimpinan Perusahan PT Timor Media Grafika, Marina Napitupulu. 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Edy Bau

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora kecewa karena Sumba Timur tidak kebagian bendungan.

Padahal Sumba Timur memiliki lahan pertanian yang sangat luas jika dibandingkan dengan Kabupaten Kupang dan Kabupaten Belu.

Meski lahan pertaniannya tidak luas, Kabupaten Kupang mendapat bendungan Raknamo dan Kabupaten Belu mendapat bendungan Rotiklot.

Baca: Pemkot Kupang Bangun Pasar Alak dan Bimoku

"Kita butuh tiga bendungan besar untuk mengairi lahan sekitar satu juta hektar lebih," kata Gidion saat berkunjung ke Redaksi Pos Kupang di Kupang, Senin (5/2/2018).

Gidion didampingi Ketua DPRD Sumba Timur, Palulu P. Ndima diterima Pemimpin Redaksi SKh Pos Kupang, Dion DB Putra, Pimpinan Perusahan PT Timor Media Grafika, Marina Napitupulu serta para manager dan news editor.

Gidion menyebut ada tiga wilayah yang memiliki lahan pertanian dan sangat membutuhkan pengairan.

Baca: Viral, Media Sosial Dihebohkan Aksi Murid Anarkis yang Keroyok Temannya Sendiri, Netizen Geram!

Tiga wilayah dimaksud, yaitu di Desa Kamalapia seluas 5.000 hektar, Desa Lendeha seluas 5.000 hektar lebih dan di wilayah Milipinga, Desa Pandawai sekitar 3.000 hektar.

Halaman
12
Penulis: Fredrikus Royanto Bau
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help