Pasien Mengeluh Dehidrasi dan Hampir Sekarat, Kedua Perawat Ini Malah Asyik Pijat-pijatan
Perawat di Rumah Sakit Victoria Blackpool, Inggris mengabaikan keluhan pasiennya yang hampir sekarat.
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti | Editor: Pravitri Retno Widyastuti
POS-KUPANG.COM -- Menjadi tenaga medis memang harus rela berkorban waktu dan tenaga agar pasien bisa sehat serta pulih seperti sedia kala.
Mereka bahkan seringkali merelakan jam tidurnya untuk melayani pasien.
Namun, terkadang beberapa tenaga medis cenderung tidak peduli lagi kepada para pasien lantaran merasa lelah atau pasien dinilai terlalu rewel.
Seorang pasien di Rumah Sakit Victoria Blackpool, Inggris hampir saja kehilangan nyawa karena perawat mengabaikan panggilannya.
Dilansir dari Daily Mail, Rabu (17/1/2018), Alan Ford (54) harus dirawat di rumah sakit selama 15 hari untuk berjuang hidup karena mengalami sumbatan arteri di bagian perutnya.
Baca: Ada-ada Saja, Gadis Remaja Ini Nekat Bobol Rekening sang Ibu dan Habiskan 1,36 Miliar untuk Idolanya
Alan mengalami dehidrasi dan mencoba untuk meminta cairan tambahan pada perawat.
Sayangnya, permintaan Alan tersebut diabaikan.
Ia bahkan mencoba memanggil kedua perawat yang berada di meja informasi dari ranjang tempatnya berbaring.
Namun, tidak ada satupun dari mereka yang menoleh dan merespon panggilan Alan.
Alan pun merasa kesal dan merekam kedua perawat tersebut.
Dalam rekamannya, seorang perawat terlihat menikmati pijatan di bagian kepala dari temannya.
"Aku butuh cairan karena mengalami dehidrasi. Aku berada di rumah sakit untuk berjuang supaya tetap bisa hidup," jelas Alan.
Sebelumnya, Alan juga hampir kehilangan nyawa lantaran seorang dokter salah mendiagnosa penyakitnya.
Pada malam Tahun Baru, Alan dilarikan ke rumah sakit dan keesokan harinya diperbolehkan pulang.