Bulog Ajak Warga Malaka Gabung RPK, Keuntungannya Menggiurkan
Dengan bergabung di RPK Bulog, warga bisa menjual aneka Sembako seperti, beras, gula, minyak goreng dan bawang yang disediakan Bulog.
Penulis: Dion Kota | Editor: Alfons Nedabang
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota
POS-KUPANG.COM | BETUN - Kepala Bulog Sub Divisi Regional Atambua, Melki Lakapu mengajak warga Kabupaten Malaka menjadi mitra bulog dengan bergabung di Rumah Pangan Kita (RPK).
Menurutnya, banyak keuntungan yang diraih warga.
Dengan bergabung di RPK Bulog, warga bisa menjual aneka Sembako seperti, beras, gula, minyak goreng dan bawang yang disediakan Bulog.
Harga Sembako di bawah harga pasaran.
Semakin banyak Sembako yang terjual tentunya mendatangkan keuntungan yang semakin banyak.
Dia menyebut harga gula Rp 11.200 per Kg, warga bisa jual kembali dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 12.500 per Kg.
Minyak goreng Rp 12.000 per liter, warga bisa jual kembali dengan Rp 12.500.
Beras premium dijual Rp 10.000 per Kg, warga menjual kembali dengan Rp 10.500 per Kg.
Bulog jual beras medium Rp 8.100 per Kg, warga bisa jual kembali dengan harga HET Rp 8. 500 per Kg.
"Semakin banyak sembako yang terjual, tentunya keuntungan akan semakin banyak," kata Melki Lakapu saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (17/1/2018).
Mengenai persyaratan bergabung menjadi RPK Bulog, Melki Lakapu mengatakan sangat muda, yaitu foto copy kartu keluarga, foto copy KTP dan surat keterangan usaha dari kepala desa atau lurah setempat.
Selanjutnya, bisa membeli komoditi sembako sesuai kemampuan. Jika habis, sisa diorder lagi.
"Untuk kabupaten Malaka baru ada 3 RPK. Oleh sebab itu, kita ajak masyarakat Malaka untuk semakin banyak bergabung di RPK karena memberikan keuntungan," ujarnya.
Salah satu RPK di Malaka, yakni milik Elizabeth Teus.