PosKupang/

Pengurus Pesparani Katolik NTT Menggelar Rapat Perdana di Kupang, Ini yang Mereka Bahas

Sarman Marselinus memberikan pengarahan pada sesi pertama rapat tersebut. Dia menjelaskan, LP3K sebagai wahana

Pengurus Pesparani Katolik NTT Menggelar Rapat Perdana di Kupang, Ini yang Mereka Bahas
ISTIMEWA
Ketua Umum LP3K Tingkat Provinsi NTT, Fransiskus Salem pose bersama pengurus, Barthol Badar dan Kakanwil Kementerian Agama Provinsi NTT, Sarman Marselinus, Selasa (14/11/2017). 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik (LP3K) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan rapat perdana di Hotel Neo Kupang, Selasa (14/11/2017).

Rapat yang dihadiri 34 orang pengurus tersebut dipimpin Ketua Umum LP3K NTT, Fransiskus Salem,SH, M.Si didampingi Sekretaris Umum Drs. Yakobus Beda Kleden, MM. Pesparawi merupakan even Pesta Paduan Suara Gerejani.

Kepala Biro Kesra Setda NTT, Barthol Badar, SH menyerahkan SK Gubernur NTT mengenai komposisi pengurus LP3K Tingkat Provinsi NTT kepada ketua umum, Fransiskus Salem.
Kepala Biro Kesra Setda NTT, Barthol Badar, SH menyerahkan SK Gubernur NTT mengenai komposisi pengurus LP3K Tingkat Provinsi NTT kepada ketua umum, Fransiskus Salem. (ISTIMEWA)

Menurut anggota bidang Hubungan Masyarakat (Humas) LP3K NTT, Maria Rosalina Ndiwa, hadir pula dalam rapat tersebut Kakawil Kementerian Agama Provinsi NTT, Drs. Sarman Marselinus dan Kepala Biro Kesra Setda NTT, Barthol Badar, SH.

Sarman Marselinus memberikan pengarahan pada sesi pertama rapat tersebut. Dia menjelaskan, LP3K sebagai wahana yang mendorong umat Katolik untuk semakin menghayati agamanya dan agar umat saling mencintai dalam kehidupan bersama.

Pada sesi pertama, Kepala Biro Kesra Setda NTT, Barthol Badar, SH secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) Gubernur NTT mengenai komposisi pengurus LP3K Tingkat Provinsi NTT kepada ketua umum, Fransiskus Salem.

Ketua Umum LP3K Tingkat Provinsi NTT, Fransiskus Salem pose bersama pengurus, Barthol Badar dan Kakanwil Kementerian Agama Provinsi NTT, Sarman Marselinus.
Ketua Umum LP3K Tingkat Provinsi NTT, Fransiskus Salem pose bersama pengurus, Barthol Badar dan Kakanwil Kementerian Agama Provinsi NTT, Sarman Marselinus. (ISTIMEWA)

Pengurus Lembaga Pesparani Katolik bekerja sesuai Keputusan Gubernur NTT Nomor 235/KEP/HK/2017, tanggal 30 Agustus 2017.

Pada sesi kedua rapat dipimpin Fransiskus Salem, SH, M.Si. Mantan Sekda NTT ini mengharapkan dukungan penuh dari semua pihak baik unsur pemerintah maupun swasta agar LP3K dapat menjalankan peran dan tanggung jawabnya.

Sekretaris Umum LP3K Provinsi NTT, Drs. Yakobus Beda Kleden, MM menjelaskan, agenda pokok yang dibahas dalam rapat ini mengenai pelaksanaan Pesparani I Tingkat NTT di Kupang dan Pesparani Nasional I di Ambon tahun 2018.

Agenda lainnya membicarakan audiensi dengan Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr, Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya serta pengukuhan lembaga dan pengurus LP3K periode 2017-2022.

Keputusan rapat yaitu NTT akan mengggelar Pesparani tingkat provinsi tahun 2018 dan mengikuti Pesparani Nasional I di Ambon bulan Oktober 2018.

"Sedangkaan audiensi dengan Uskup Agung Kupang dan pengukuhan oleh gubernur menunggu hasil audiensi dengan uskup setelah beliau kembali dari sidang tahunan KWI tanggal 18 November 2017," demikian Yakobus B Kleden. (*)

Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help