Ini Tanggapan RS Siloam Kupang soal Keluarga Pasien yang Gantung Diri di Kamar Mandi

Menurut Hans, orang yang bunuh diri itu adalah Yulis Tai Sespao, suami dari pasien Yanti Tse. Namun Hans enggan berkomentar lebih jauh tentang masalah

Editor: Alfred Dama
net
Depresi juga bisa menjadi tanda adanya potensi bunuh diri pada diri seseorang / Foto : Medscape 

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Siloam Kupang, Dr Hans Lie membenarkan ada keluarga pasien yang bunuh diri di kamar mandi.

Menurut Hans, orang yang bunuh diri itu adalah Yulis Tai Sespao, suami dari pasien Yanti Tse. Namun Hans enggan berkomentar lebih jauh tentang masalah itu. Dia menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke polisi.

Terkait pengawasan terhadap pasien dan keluarga yang berkunjung ke rumah sakit, Hans menyatakan sangat ketat. Tidak semua orang bisa bebas keluar masuk ke ruang perawatan.

Menurut Hans, setiap pintu masuk ruang perawatan dijaga oleh petugas keamanan (security), sehingga keluarga pasien yang ingin menjaga pasien akan diberi kartu tanda pengenal khusus yang diberikan oleh pihaknya.

“Di RS Siloam ini, kalau pasien dewasa selalu ditemani oleh satu penunggu, sedangkan untuk anak-anak, karena itu kasusnya berat, maka ada dua penunggu. Sedangkan kalau di ruangan ICU tidak boleh ada yang menunggu," jelas Hans kepada Kompas.com, Jumat (24/3/2017).

Hans mengatakan, keluarga juga diberi tanda pengenal. Jadi kalau mereka hendak membesuk harus menunjukkan kartu ke petugas keamanan.

"Sehingga tidak sembarang orang bisa keluar masuk ke dalam ruang perawatan pasien,” jelas Hans.

Dia menjelaskan, semua pasien dan keluarga yang menjaga memang selalu dimonitor secara rutin oleh petugas keamanan. Jam kunjungan keluarga pasien dibagi dua, yakni pada siang mulai pukul 11.00 Wita hingga pukul 13.00 Wita dan pada malam hari mulai pukul 18.00 Wita sampai pukul 20.00 Wita.

"Sekuriti selalu stand by di setiap posnya masing-masing, sehingga karena monitor itu, makanya kita bisa ketahui ada keluarga pasien yang meninggal (di dalam kamar mandi),” kata Hans.

Sementara itu, Kepala Keperawatan RS Siloam Kupang, Erlinda mengatakan, Yulius Tai Sespao ditemukan meninggal di kamar mandi ruangan rawat inap kelas 2 RSU Siloam Kupang. Yulius menjaga istrinya, Yanti Tse yang sedang menjalani perawatan medis (opname) sejak Rabu (22/3/2017) dini hari.

“Pasien masuk RS 21 Maret 2017 sekitar puku 22.32 Wita dan masuk ruangan perawatan 22 Maret 2017 pada pukul 24.30 Wita sehingga sudah dua hari menjalani perawatan medis,”ucapnya. (Sigiranus Marutho Bere/Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved