Komandan Batalyon Ini Suka Pelihara Ayam dan Itik
Tinggal jauh dari keluarga untuk tugas negara memang sudah jadi risiko. Kondisi ini juga dirasakan anggota TNI dari Batalyon Infanteri
POS KUPANG.COM -- Tinggal jauh dari keluarga untuk tugas negara memang sudah jadi risiko. Kondisi ini juga dirasakan anggota TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) LINUD 503/Mayangkara yang bertugas sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL.
Untuk mengisi kejenuhan, anggota menghabiskan waktu memelihara ayam potong dan ternak itik. Selain itu, anggota TNI juga memanfaatkan barang-barang bekas untuk asesoris yang dijadikan hiasan dinding rumah.
Komandan Satgas Pamtas Republik Indonesia dan Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL), Letkol (Inf) Ferddino J Silalahi, mengungkapkan hal ini di sela-sela acara coffee morning bersama wartawan di Mako Satgas Pamtas di Sesekoe, Kecamatan Atambua Barat, Selasa (14/5/2013).
Hadiri mendampingi Dansatgas, Perwira Penerangan, Lettu (Inf) Danu. Dalam suasana akrab, Ferddino mengungkapkan bahwa penugasan anggotanya di perbatasan RI-RDTL hanya enam bulan terhitung sejak Januari 2013. Selama empat bulan belakangan, beberapa kegiatan sosial sering dilakukan anggotanya di pos-pos, baik bakti sosial maupun pengobatan gratis buat warga terpencil.
Selain itu, anggota juga ikut menjadi guru bagi siswa sekolah dasar di perbatasan. "Kalau bilang jenuh untuk anggota, saya kira wajar. Apalagi anggota saya rata-rata sudah berkeluarga. Saya selalu ingatkan jaga kesetiaan keluarga. Anda di sini harus setia dengan istri Anda yang di Jawa, jaga kesetiaan. Kadang-kadang anggota izin keluar ke pasar, tapi nyatanya begadang. Anggota seperti itu saya tegur dan beri tindakan. Anggota yang keluar markas juga tetap menggunakan seragam sehingga muda dikenal," ujar pria Batak murah senyum ini.
Ia menuturkan, untuk mengusir rasa jenuh dalam menjalankan tugas, anggota mengisi waktu dengan memelihara ayam potong dan ternak itik. Ada juga anggota yang memanfaatkan potongan kayu yang tidak pakai untuk asesoris hiasan dinding rumah atau kursi mini buat pelajar PAUD di perbatasan.
"Kami di Mako Satgas Pamtas buat kandang ayam potong. Kami pelihara itik lengkap peralatan tetas telur itik. Kami juga buat kolam ikan air tawar, tanam sayur. Semua ini kami lakukan untuk mengisi waktu. Ada tanah kosong, kenapa tidak dimanfaatkan," kata Ferddino. Ia mengajak wartawan melihat lokasi peternakan ayam dan itik di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL. *