A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Esthon Terpilih DeMAM 'Baju Baru' - Pos Kupang
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Pos Kupang

Esthon Terpilih DeMAM 'Baju Baru'

Jumat, 3 Mei 2013 12:01 WITA
Esthon Terpilih DeMAM 'Baju Baru'
Net
Esthon Foenay - Paul Talo
Laporan Wartawan Pos Kupang, Edy Hayon

POS KUPANG.COM, ATAMBUA
-- Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (Cagub NTT), Ir. Esthon Foenay, M.Si, menegaskan, program Desa Mandir Anggur Merah (DeMAM) adalah program Pemerintah Propinsi NTT dibawa kepemimpinan Gubernur, Drs. Frans Lebu Raya dan Wakil Gubernur (Wagub), Ir. Esthon Foenay (Fren).

DeMAM bukan program perseorangan karena dana Rp 250 juta itu adalah dana rakyat dari APBD NTT. Apabila rakyat NTT mempercayakan Esthon-Paul (pasangan Esthon L Foenay dan Paul Edmundus Talo) pimpin NTT, maka program ini tetap jalan tetapi 'berbaju baru' dengan dana yang spektakuler.

Esthon menyampaikan hal ini usai menjadi inspektur upacara pada  Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Atambua, Kabupaten Belu, Kamis (2/5/2013). Esthon mengungkapkan, dirinya bersama Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, hingga saat ini tetap menjaga kerukunan sebagai Paket Fren. Ia  sebagai wagub tetap mempersembahkan keteladanan dengan tetap rukun sampai selesai masa jabatan. Bahwa saat ini ia dan Frans Lebu Raya bertarung dalam Pemilu Gubernur (Pilgub)  NTT putaran kedua, Esthon menyatakan, tetap menjaga kerukunan bersama.

Semua program yang dicanangkan bersama tetap berlanjut karena sangat menyentuh langsung masyarakat. "Untuk program DeMAM, saya kira ini program yang baik dari Pemerintah Propinsi NTT. DeMAM bukan program perorangan karena dananya dari rakyat yang ada di dalam APBD NTT.  Tentu program yang menguntungkan rakyat pasti berlanjut. Dan, kalau Esthon-Paul yang dipercayakan, bukan nama DeMAM lagi tapi sudah ganti dengan 'baju baru' dengan alokasi dana per desa lebih spektakuler," ujar Esthon tersenyum.

Tentang isu SARA yang beredar menjelang Pilgub NTT  putaran kedua tanggal 23 Mei 2013, Esthon menegaskan, warga jangan terpancing. "Semua warga harus percaya pada Tuhan dan pasti Tuhan punya rencana indah untuk memilih pemimpin yang baik memimpin NTT," ujar mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTT ini.

Untuk itu, kata Esthon, rakyat harus menyiapkan diri, tidak perlu terprovokasi dengan informasi menyesatkan sehingga pada hari pelaksanaan pencoblosan, dengan hati tenang menentukan pilihan pemimpin NTT lima tahun ke depan.*
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas