A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Oknum Polisi Diduga Timbun Solar di Kapal - Pos Kupang
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Pos Kupang

Oknum Polisi Diduga Timbun Solar di Kapal

Minggu, 27 Januari 2013 22:08 WITA
Oknum Polisi Diduga Timbun Solar di Kapal
POS KUPANG/JUMAL HAUTEAS
Tim dari Satpol PP Kabupaten Manggarai Barat mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dari kapal motor di Labuan Bajo, Jumat (25/1/2013).
POS KUPANG.COM, LABUAN BAJO -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mengamankan 4.065 liter solar yang diduga milik oknum anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Komodo, Bripka Als, yang ditimbun di Kapal Motor (KM) Safina Tunasa, milik Darmawan (32) di RT 13, Kelurahan Labuan Bajo, Jumat (25/1/2013) pukul 13:50 Wita.

Operasi yang dipimpin Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Mabar, Drs. Herman Mal, bersama Kepala Tata Usaha (KTU) Pol PP Mabar, Anisitus Harum, Kepala  Seksi (Kasi) Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol PP Mabar, Martin Irwandi, Kasi Trantib Satpol PP Kecamatan Komodo, Polce Goa, dan lima anggota Satpol PP Mabar, yakni Yofan Tunti, Ambros Darson, Stanis Guntur, Isyadi, Vinsen Citap, tiba di lokasi pukul 13.50 Wita.

Tiba di lokasi mereka langsung menggerebek kapal motor bermuatan solar dan mengamankan 4.065 liter solar yang sudah dimuat di dalam kapal motor  milik Darmawan, dan ditutup dua terpal.

Kepada tim operasi Satpol PP Mabar dan wartawan, Darmawan mengaku solar itu bukan miliknya. Kapalnya, lanjut Darmawan, hanya digunakan menampung ribuan liter solar tersebut.  "Ini bukan milik saya, tetapi milik oknum anggota  polisi Polsek Komodo, namanya Pak Als," ungkap Darmawan.

Darmawan juga mengungkapkan, hasil konfirmasinya kepada Bripka Als, BBM jenis solar ini akan dijual kepada nakhoda/pemilik kapal-kapal pesiar yang ada di perairan Labuan Bajo dan sekitarnya. Solar itu rencanannya dijual dengan harga Rp 10.000-Rp 15.000 per liter.

Pantauan Pos Kupang di Labuan Bajo beberapa hari terakhir ini, diduga penimbunan ribuan liter bahan bakar minyak (BBM) jenis solar itu  mengakibatkan krisis solar pada dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Labuan Bajo, sepekan terakhir ini.
Krisis solar ini berdampak pada operasional alat berat yang sedang mengerjakan pembangunan fisik ruang tunggu Bandar Udara (Bandara) Komodo-Labuan Bajo,  tiga hari terakhir tidak bisa beroperasi.

Selain mengamankan ribuan liter solar, tim Satpol PP Mabar juga mengamankan satu sepeda motor Supra X 125 nomor polisi EA 3701 XJ. Sepeda motor ini digunakan Hafid untuk mengangkut solar dari SPBU Serenaru ke kapal milik Darmawan. "Saya dibayar Rp 5.000 per satu jeriken (baca: jerigen). Saya hanya bawa dari SPBU ke sini," tutur  Hafid.

Hafid mengaku ia tidak sendirian mengangkut ribuan liter solar  tersebut ke kapal motor, melainkan bersama dua orang teman ojeknya, Saiful dan Ardi.  Hafid ditangkap setelah 10 kali mengangkut solar dari SPBU Serenaru dengan setiap kali angkut  membawa tiga jeriken.

Kasat Pol PP Mabar, Drs. Herman Mal, kepada Pos Kupang di kantornya, Jumat (25/1/2013) sore, menjelaskan, penimbunan BBM ini sudah lama diincar oleh Satpol PP Mabar. Baru kali ini berhasil mengamankan solar sebanyak 4.065 liter.  "Kami sudah lama incar penimbunan seperti ini, karena memang BBM kita di SPBU seharusnya cukup, tetapi kenyataannya selalu kurang. Ternyata kita dapat jawabannya hari ini (Jumat kemarin, Red)," ujar Herman.

Solar yang diamankan dari kapal motor itu diangkut menggunakan satu kendaraan  truk milik Dinas Pekerjaan Umum Mabar dan mobil ranger Satpol PP Mabar.  Ribuan liter solar dan sepeda motor Supra X 125 disimpan sementara di Kantor Satpol PP Mabar. Hafid dan Darmawan juga diserahkan kepada Polres Mabar untuk diproses lebih lanjut.*
Editor: alfred_dama
Sumber: Pos Kupang
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas