Pos Kupang
Belalang 'Panen' Jagung 12 Desa
Pos Kupang - Kamis, 23 Agustus 2012 | 10:19 WITA
Share |
Jagung-Diserang-Belalang.jpg
POS KUPANG/JULIANUS AKOIT
TINGGAL BATANG--Hamparan tanaman jagung komposit milik Poktan Ekun Tefan tinggal batang dan tulang daun akibat diserang hama belalang. Gambar diambil hari Rabu (22/8/2012).
POS KUPANG.COM, KEFAMENANU -- Tanaman jagung komposit dan sayuran milik warga di 12 desa/kelurahan di Kecamatan Insana Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), 'dipanen' belalang kembara (Locusta Migratoria L).

Camat Insana Barat, Drs. Alfons Tuames, mengatakan hal itu kepada Pos Kupang, Rabu (22/8/2012). "Puluhan hektar tanaman jagung komposit dan aneka sayuran di ladang ludes disikat belalang kembara. Serangan hama belalang ini sudah merambah 12 desa/kelurahan di Insana Barat," jelas Tuames.

Adapun 12 desa/kelurahan itu, papar Tuames, yaitu Kelurahan Atmen, Desa Usapinonot, Desa Atmen, Desa Lapeom, Desa Subun, Desa Letneo, Desa Bannae, Desa Oabikase, Desa Nifunenas, Desa Letneo Selatan, Desa Bestobe dan Desa Subun Tualele.

Tuames menjelaskan, serangan hama belalang terjadi mulai akhir April 2012 lalu, usai para petani melakukan panen. "Sedangkan tanaman yang diserang adalah jagung komposit yang ditanam  memanfaatkan sisa curah hujan di akhir musim penghujan," kata Tuames.

Walaupun terserang  hama belalang kembara, kata Tuames, secara umum lumbung makanan milik petani dalam kondisi aman dan mencukupi untuk jangka waktu enam bulan ke depan. "Yang hancur  jagung komposit, aneka sayuran, anakan kelapa dan daun pisang. Bahkan daun tebu dan daun bambu juga dikerat habis oleh belalang," papar Tuames.

Kondisi ini, lanjut Tuames, sudah dilaporkan ke Kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten TTU, namun kurang mendapat tanggapan serius. "Malah petugas PPL mengimbau petani mengusir hama belalang dengan cara menggelar ritus adat," ujarnya.
Marselinus Neno, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Ekun Tefan, yang ditemui terpisah di ladang jagungnya, mengaku sudah pasrah.

"Mau bagaimana lagi, jagung disikat habis tinggal batang dan tulang daunnya," kata Neno, sambil menatap hamparan jagung komposit seluas satu hektar yang sudah hancur.
Selain jagung, tanaman sayur di ladangnya juga habis disikat belalang. "Herannya, belalang tidak makan tanaman bawang. Sedangkan sayuran lainnya termasuk anakan kelapa dan pisang habis disikat belalang," kata Neno.

Pantauan Pos Kupang, hamparan tanaman jagung komposit seluas satu hektar milik Poktan Ekun Tefan, sudah disikat belalang. Hanya tampak batang dan tulang daun menjulang. Sebab daun jagung sudah habis dikerat belalang kembara. (ade)

Editor : alfred_dama